🔴 Breaking
Pendaftaran UIN Jakarta 2026: Jalur Non Tes dengan Nilai SNBT Dividen Rp45 per Saham, Investor ARNA Dapat Keuntungan Menarik Livin' oleh Mandiri Luncurkan Fitur QR Internasional di Korea Selatan Bahlil: Kenaikan Harga BBM Nonsubsidi Masih Dalam Pertimbangan Inovasi Deteksi Penyakit Kucing: Dosen Universitas Brawijaya Kembangkan Kit Deteksi Panleukopenia BRI Umumkan Pembagian Dividen Menggembirakan, DPR Catat Angka Mencapai 92 Persen Kementerian Pertanian Tetapkan Harga Kedelai Acuan di Rp11.500 per Kg untuk Stabilitas Pasar Pendaftaran UTBK SNBT 2026: Download Kartu Peserta Mulai Besok BRI Alokasikan Dividen Sebesar Rp52,1 Triliun, Setara Rp346 per Saham untuk Pemegang Saham Fenomena 'Inflasi Pengamat': Kesadaran Kritis atas Kualitas Informasi Pendaftaran UIN Jakarta 2026: Jalur Non Tes dengan Nilai SNBT Dividen Rp45 per Saham, Investor ARNA Dapat Keuntungan Menarik Livin' oleh Mandiri Luncurkan Fitur QR Internasional di Korea Selatan Bahlil: Kenaikan Harga BBM Nonsubsidi Masih Dalam Pertimbangan Inovasi Deteksi Penyakit Kucing: Dosen Universitas Brawijaya Kembangkan Kit Deteksi Panleukopenia BRI Umumkan Pembagian Dividen Menggembirakan, DPR Catat Angka Mencapai 92 Persen Kementerian Pertanian Tetapkan Harga Kedelai Acuan di Rp11.500 per Kg untuk Stabilitas Pasar Pendaftaran UTBK SNBT 2026: Download Kartu Peserta Mulai Besok BRI Alokasikan Dividen Sebesar Rp52,1 Triliun, Setara Rp346 per Saham untuk Pemegang Saham Fenomena 'Inflasi Pengamat': Kesadaran Kritis atas Kualitas Informasi
Ekonomi

Pentingnya Pekerjaan Berkualitas bagi Ketahanan Ekonomi Kelas Menengah

Lapangan kerja yang berkualitas dianggap sebagai faktor kunci dalam meningkatkan ketahanan ekonomi kelas menengah, menurut Mandiri Institute.

Eira Orelia

Penulis

09 April 2026
6 kali dibaca
Pentingnya Pekerjaan Berkualitas bagi Ketahanan Ekonomi Kelas Menengah

Mandiri Institute mengemukakan bahwa keberadaan lapangan kerja yang berkualitas merupakan elemen penting untuk memperkuat ketahanan kelas menengah di Indonesia. Laporan ini menyoroti tantangan yang dihadapi oleh kelas menengah dalam menghadapi perubahan ekonomi yang cepat dan memerlukan perhatian serius.

Dalam penelitian yang dilakukan, Mandiri Institute menekankan lima poin penting terkait dengan pekerjaan berkualitas. Pertama, kebutuhan akan pekerjaan yang tidak hanya memberikan penghasilan yang memadai, tetapi juga menawarkan kepastian dan keamanan kerja. Kedua, pentingnya adanya pelatihan dan pengembangan keterampilan agar para pekerja dapat bersaing di pasar kerja yang semakin ketat. Ketiga, akses terhadap pekerjaan yang layak harus diperluas untuk merangkul semua segmen masyarakat, baik di perkotaan maupun pedesaan.

Keempat, Mandiri Institute mencatat bahwa dukungan dari pemerintah melalui kebijakan yang mendukung penciptaan lapangan kerja berkualitas sangat diperlukan. Menurut Direktur Eksekutif Mandiri Institute, "Penciptaan lapangan kerja yang berkualitas harus didorong oleh kebijakan yang berorientasi pada pengembangan sektor-sektor strategis." Kelima, perlunya kolaborasi antara sektor swasta dan lembaga pendidikan untuk menciptakan lulusan yang siap pakai dan relevan dengan kebutuhan industri.

Survei yang dilakukan menunjukkan bahwa banyak pekerja kelas menengah merasa khawatir akan masa depan pekerjaan mereka. Seorang karyawan di sektor teknologi, Lani, menyatakan, "Saya merasa pekerjaan saya saat ini tidak memberikan jaminan keamanan jangka panjang, dan saya khawatir akan kehilangan pekerjaan." Rasa ketidakpastian ini menciptakan tekanan lebih bagi individu yang telah berinvestasi dalam pendidikan tinggi dan berharap untuk mendapatkan penghasilan yang lebih baik.

Selain itu, Mandiri Institute juga menyoroti bahwa tanpa adanya lapangan kerja yang berkualitas, kelas menengah akan semakin rentan terhadap gejolak ekonomi, yang dapat menghambat pertumbuhan dan perkembangan sosial. "Kelas menengah yang kuat adalah pondasi bagi perekonomian yang stabil," tambah seorang analis ekonomi yang terlibat dalam penelitian ini.

Mengingat pentingnya isu ini, Mandiri Institute merekomendasikan perlunya upaya lintas sektor untuk menciptakan lingkungan yang kondusif bagi penciptaan lapangan kerja berkualitas. Ini termasuk peningkatan regulasi, penyediaan insentif bagi perusahaan yang berinvestasi dalam pelatihan karyawan, serta peningkatan kolaborasi antara pemerintah, sektor swasta, dan masyarakat sipil. Dengan langkah-langkah tersebut, diharapkan ketahanan kelas menengah dapat ditingkatkan, sehingga membawa dampak positif bagi perekonomian nasional.

Dengan demikian, peran serta semua pihak menjadi sangat penting dalam membentuk masa depan yang lebih baik bagi kelas menengah dalam menghadapi tantangan global yang terus berkembang. Upaya bersama ini diharapkan dapat menciptakan lapangan kerja yang tidak hanya berkualitas, tetapi juga berkelanjutan.

Artikel Terkait

Sumber: www.inews.id