Nasional

Percepatan Pemulihan Pascabencana di Sumatera Barat dan Sumatera Utara

Pemerintah tengah mempercepat rehabilitasi dan rekonstruksi infrastruktur di Sumatera Barat dan Sumatera Utara pascabencana, dengan fokus pada normalisasi sungai dan perkuatan tebing. Upaya ini bertuj...

A
Agus Wigati
08 July 2026 30 pembaca
inews.id Sumber: inews.id
Advertisement
Advertisement

Pemerintah Indonesia tengah mengintensifkan upaya rehabilitasi dan rekonstruksi infrastruktur di Sumatera Barat (Sumbar) dan Sumatera Utara (Sumut) setelah terjadinya bencana. Berbagai langkah diambil, mulai dari normalisasi alur sungai hingga perkuatan tebing, untuk mengurangi risiko bencana serta mempercepat pemulihan aktivitas masyarakat di daerah yang terdampak.

Penanganan pascabencana tidak hanya berfokus pada perbaikan infrastruktur yang rusak, tetapi juga merupakan bagian dari dukungan terhadap program Asta Cita yang bertujuan untuk mewujudkan ketahanan infrastruktur. Selain itu, upaya ini juga diharapkan dapat mengembalikan rasa aman, memulihkan aktivitas masyarakat, dan menumbuhkan harapan untuk masa depan yang lebih baik di wilayah yang terkena dampak.

Keterlibatan PT Brantas Abipraya dalam Pemulihan

Dian Sovana, Sekretaris Perusahaan PT Brantas Abipraya (Persero), menyatakan bahwa keterlibatan perusahaan dalam pembangunan pascabencana bersama Kementerian Pekerjaan Umum (PU) merupakan bukti kehadiran negara dalam mendukung pemulihan masyarakat yang terdampak bencana, khususnya di Sumbar dan Sumut saat ini. Dian menegaskan, “Setiap pembangunan yang kami laksanakan dalam program rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana ini merupakan bagian dari komitmen untuk menghadirkan infrastruktur yang lebih siap menghadapi bencana.”

Dia juga menambahkan bahwa kolaborasi dengan Kementerian PU bertujuan untuk memastikan bahwa setiap pekerjaan, mulai dari normalisasi alur sungai hingga perkuatan tebing, benar-benar memenuhi kebutuhan masyarakat di lapangan. Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi warga yang terdampak bencana.

Wilayah Terdampak di Sumatera Barat

Di Sumbar, penanganan pascabencana mencakup sepuluh wilayah, yaitu Kabupaten Kepulauan Mentawai, Kabupaten Padang Pariaman, Kabupaten Agam, Kabupaten Lima Puluh Kota, Kabupaten Pasaman, Kabupaten Pasaman Barat, serta Kota Bukittinggi, Kota Payakumbuh, Kota Pariaman, dan Kota Padang. Upaya ini diharapkan dapat mempercepat pemulihan dan meningkatkan ketahanan infrastruktur di daerah-daerah tersebut.

Artikel Terkait