Pendidikan

Perjuangan Rafa untuk Masuk Sekolah Unggulan dan Kuliah di Luar Negeri

Muhammad Rafa Alfalah Dermawan rela mengambil semi-gap year demi meraih impiannya masuk SMAN Unggulan MH Thamrin di Jakarta Timur. Kini, ia telah lulus dan mendapatkan kesempatan kuliah di luar negeri...

I
Indriani Atmaja
24 June 2026 16 pembaca
kompas.com Sumber: kompas.com
Perjuangan Rafa untuk Masuk Sekolah Unggulan dan Kuliah di Luar Negeri
Sumber gambar: kompas.com

Kehadiran sekolah unggulan sering kali menjadi harapan bagi banyak siswa yang ingin melanjutkan pendidikan mereka. Salah satunya adalah Muhammad Rafa Alfalah Dermawan, yang rela menjalani semi-gap year untuk bisa bersekolah di SMAN Unggulan MH Thamrin, Jakarta Timur. "Jadi saya semi gap-year, ber-SMA dulu di SMA lain di MAN 22 Jakarta," ungkap Rafa saat ditemui di SMAN Unggulan MH Thamrin, Jakarta, pada Senin (22/6/2026).

Rafa menceritakan bahwa ia harus mengikuti seleksi dua kali untuk dapat diterima di sekolah yang menjadi impiannya tersebut. Pada percobaan pertama, meski berhasil lulus tes akademik, ia tidak berhasil pada tahap psikotes dan wawancara. "Tapi saat psikotes dan wawancara di situ, saya waktu itu masih tergolong orang yang introvert. Tidak bisa di wawancara begitu sama orang lain. Nah makanya saya gagal di tes psikotes dan wawancaranya," jelasnya.

Persiapan yang Matang

Setelah gagal, Rafa memutuskan untuk melanjutkan pendidikan di MAN 22 Jakarta dan mempersiapkan diri dengan lebih baik untuk ujian masuk SMAN Unggulan MH Thamrin. Ia aktif mengikuti acara open house di sekolah tersebut dan membeli buku latihan ujian yang disusun oleh alumni. "Jadi saya pelajarin materi SMA, karena saya semi gap-year juga, untuk tes masuk MHT itu ada materi SMA-nya seperti itu. Jadi saya karena sudah semi gap-year jadi terbantu juga untuk tes akademiknya jadi lebih mudah lagi," tambahnya.

Rafa merasa bahwa materi yang diajarkan di SMA lebih mudah dipahami. "Karena SMA-nya lebih gampang gitu, materinya lebih masuk. Nah jadi pas tes keduanya saya sudah tahu harus berbuat apa, jadi alhamdulillah lolos," tuturnya.

Aspirasi dan Prestasi

Keinginan Rafa untuk masuk ke SMAN Unggulan MH Thamrin didasari oleh reputasi sekolah tersebut yang terkenal dalam bidang sains. Ia juga berharap dapat meraih prestasi akademik yang baik dan berpartisipasi dalam olimpiade. Pada tahun 2025, Rafa berhasil memenangkan medali perak dalam Olimpiade Sains Nasional (OSN) di bidang astronomi. "Alhamdulillah setelah masuk, saya tahun pertama lolos sampai final OSN di Jakarta tahun itu, dan tahun 2025 kemarin Alhamdulillah mendapat medali perak," tuturnya.

Setelah resmi lulus dari SMAN Unggulan MH Thamrin pada tahun 2026, Rafa mendapatkan Letter of Acceptance (LoA) dari beberapa universitas di luar negeri. Meskipun berasal dari keluarga yang kurang mampu, ia tetap bersemangat untuk melanjutkan kuliah di luar negeri dengan menggunakan beasiswa dari pemerintah melalui program Beasiswa Garuda Sarjana. "Sebenernya kalau di Indonesia kemungkinan besar aku nggak akan kuliah, karena orangtuaku tanggungannya itu kan tiga anak ya," ungkapnya.

Dengan beasiswa tersebut, Rafa kini dapat melanjutkan studinya di Wageningen University dan Research, mengambil jurusan Environmental Science.

Artikel Terkait