Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memastikan bahwa Pemprov DKI Jakarta akan segera membangun kembali SDN Kebayoran Lama Selatan 09 yang roboh sejak dua tahun lalu di Jakarta Selatan. Pramono menyatakan bahwa dirinya telah memutuskan agar pembangunan sekolah tersebut segera dilakukan.
"Kemarin saya sudah memutuskan SD yang ada di Kebayoran Lama itu segera harus dibangun," ucapnya dalam konferensi pers Jakarta Budget Talks di Balai Kota, Rabu (22/7/2026).
Pramono menegaskan bahwa jika anggaran dari APBD belum tersedia, Pemprov akan membuka opsi pendanaan dari sumber lain, seperti kompensasi tambahan Koefisien Lantai Bangunan (KLB) dari pengembang maupun Corporate Social Responsibility (CSR) atau program tanggung jawab sosial perusahaan. "Kalau memang belum ada dana dari APBD, maka dibuka ruang apakah itu dari KLB, dari CSR, atau dari mana pun, yang penting harus segera dibangun," kata Pramono.
Menurut Pramono, percepatan pembangunan tidak hanya dilakukan untuk SDN Kebayoran Lama Selatan 09. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta juga akan mempercepat penanganan sekolah lain yang membutuhkan pembangunan. "Bukan hanya yang kemarin diviralkan, tetapi di tempat yang lain, 22 yang ada, segera akan kami selesaikan," ujarnya.
Pramono Anung meminta maaf karena baru mengetahui kondisi SDN Kebayoran Lama Selatan 09 yang roboh selama hampir dua tahun setelah mendapat pertanyaan dari awak media. "Kemarin ketika ditanya teman-teman media mengenai SD negeri yang roboh di Kebayoran Lama, terus terang itu pertama kali saya mendengar. Saya adalah orang yang menjawab apa adanya. Mohon maaf, saya tidak tahu pada waktu itu," katanya.
Pramono menegaskan bahwa Pemprov Jakarta memastikan tidak ada yang akan ditutup-tutupi termasuk kondisi sekolah di Ibu Kota dan akan menangani secara baik. "Bagi Jakarta yang seperti ini harus ditangani secara baik, tetapi kami tidak perlu kemudian menutup-nutupi itu, saya bilang enggak. Harus terbuka apa adanya. Itulah karakter Pemerintah DKI Jakarta untuk menyelesaikan berbagai persoalan yang ada," katanya.