Pendidikan

Program Beasiswa LPDP Jakarta Dimulai 2027, Targetkan 50-70 Penerima

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berencana meluncurkan program beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) pada tahun 2027 dengan target awal 50 hingga 70 penerima.

A
Agus Wigati
26 June 2026 20 pembaca
kompas.com Sumber: kompas.com
Program Beasiswa LPDP Jakarta Dimulai 2027, Targetkan 50-70 Penerima
Sumber gambar: kompas.com

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan memulai program beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) pada tahun 2027. Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menyampaikan bahwa pada tahap awal, jumlah penerima beasiswa ini ditargetkan antara 50 hingga 70 orang.

Pramono menjelaskan, "Kurang lebih nanti siswanya antara 50 sampai dengan 75 yang akan diberikan kesempatan untuk sekolah di luar bekerja sama dengan LPDP pusat." Program ini akan dibiayai oleh Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) dan akan berkolaborasi dengan LPDP pusat, sehingga berbeda dari program beasiswa yang ada saat ini.

Program Tidak Mengganggu Beasiswa Lain

Gubernur juga menegaskan bahwa pelaksanaan program ini tidak akan mengganggu program afirmasi pendidikan lainnya, seperti Kartu Jakarta Pintar (KJP) Plus dan Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU). "Sampai hari ini, program untuk KJP Kartu Jakarta Pintar dan Kartu Jakarta Mahasiswa KJMU, baik tahun lalu, tahun ini, maupun tahun depan jumlahnya kurang lebih sama. Karena saya enggak mau yang namanya KJP itu dikurangi," ujarnya.

Pramono menambahkan, "Sehingga dengan demikian, untuk hal yang berkaitan dengan pendidikan masih menjadi prioritas yang kita utamakan."

Kuota untuk Anak Betawi dan Jakarta

Sebelumnya, Pemprov DKI Jakarta juga berencana mengirimkan 100 orang untuk melanjutkan pendidikan ke luar negeri melalui skema beasiswa LPDP Jakarta. Dari jumlah tersebut, akan ada alokasi khusus untuk anak-anak Betawi atau anak asli Jakarta. "Pada tahap awal, kami akan mengirim kurang lebih 100 mahasiswa. Dari situ saya akan memberikan kuota untuk anak-anak Betawi dan anak Jakarta," ungkap Pramono.

Dia menekankan pentingnya memberikan kesempatan pendidikan bagi warga Jakarta, "Karena bagaimanapun, sebagai ibu kota dan sesuai undang-undang, kita juga harus memberikan kesempatan bagi mereka untuk sekolah di luar negeri."

Pramono juga menjelaskan bahwa berbagai pertemuan telah dilakukan untuk memastikan program ini dapat berjalan dengan baik. "Mengenai LPDP, saya sudah beberapa kali mengadakan pertemuan dengan LPDP Pusat. Minggu ini juga ada jajaran Balai Kota merumuskan bagaimana LPDP ini bisa dilakukan dan sudah ada jalan keluar," ujarnya.

Pelaksanaan program ini diharapkan dapat memberikan akses pendidikan yang lebih luas bagi masyarakat Jakarta, dengan kolaborasi yang erat antara Pemprov DKI dan pemerintah pusat.

Artikel Terkait