Nasional

Surat Mengharukan Bocah SD untuk Presiden Prabowo

Seorang siswa kelas 5 SD asal Sidoarjo, Alkhalifi Muhammad Marfen, menulis surat penuh harapan kepada Presiden Prabowo Subianto, mengungkapkan rasa terima kasih atas program Makan Bergizi Gratis.

E
Eko Prasetyo
17 May 2026 11 pembaca
Surat Mengharukan Bocah SD untuk Presiden Prabowo
Marfen yang masih duduk di kelas 5 SD di MI Darussalam, Sidoarjo, menulis surat penuh kepolosan dan harapan untuk Prresiden Prabowo. (Foto: Instagram Presiden Republik Indonesia)

Seorang siswa Sekolah Dasar dari Surabaya, Alkhalifi Muhammad Marfen, menulis surat yang sederhana namun menyentuh untuk Presiden Prabowo Subianto. Dalam surat yang ditulis dengan tangan ini, Marfen menyampaikan rasa syukur kepada Presiden atas program Makan Bergizi Gratis yang ia terima di sekolahnya.

Marfen, yang kini duduk di kelas 5 SD di MI Darussalam, Sidoarjo, merasa senang dengan makanan bergizi yang disediakan oleh pemerintah. Dalam suratnya, ia menulis, “Terima kasih bapak atas makan bergizi gratis. Saya senang menerimanya karena makanannya bergizi.” Surat tersebut diunggah di akun Instagram resmi Presiden Republik Indonesia pada Minggu, 17 Mei 2026.

Keinginan untuk Bertemu Presiden

Tidak hanya sekadar mengucapkan terima kasih, bocah berusia 11 tahun ini juga menyampaikan keinginannya untuk bertemu langsung dengan Prabowo. Ia berharap dapat mengikuti upacara Hari Kemerdekaan pada 17 Agustus di Istana Negara. Marfen mengungkapkan, “Saya sangat ingin bertemu dengan Bapak Presiden dan ikut upacara 17 Agustus 1945 di Istana Negara, karena cuma bisa melihat di TV.”

Di akhir surat, Marfen juga mendoakan agar Presiden selalu dalam keadaan sehat. “Terima kasih Bapak Presiden, sehat selalu,” tulisnya. Isi lengkap surat Marfen adalah sebagai berikut:

"Surabaya
Tanggal 29 Maret 2026
Kepada Bapak yang terhormat,
Bapak Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto
Dengan hormat, Bapak Presiden
Perkenalkan nama saya Alkhalifi Muhammad Marfen, umur 11 tahun, kelas 5 SD bersekolah di MI Darussalam, Jl. H. Noor No. 9, Sugih Waras Candi, Sidoarjo, alamat saya Jl. Jemur Gayungan I No. 133 C, Surabaya
Terima kasih bapak atas makan bergizi gratis. Saya senang menerimanya, karena makanannya bergizi. Saya sangat ingin bertemu dengan Bapak Presiden dan ikut upacara 17 Agustus 1945 di Istana Negara, karena saya cuma bisa lihat di TV.
Terima kasih Bapak Presiden, sehat selalu.
Nama saya: Marfen
Kelas: 5 SD"

Program Makan Bergizi Gratis Berlanjut

Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa program Makan Bergizi Gratis (MBG) akan terus dilanjutkan. Ia mengakui pentingnya program ini dan menyatakan perlunya penertiban untuk menghindari penyelewengan. “MBG, Makan Bergizi Gratis akan kita teruskan, tapi kita harus tertibkan ke dalam. Tidak boleh ada penyelewengan ya,” ujarnya saat menghadiri Panen Raya Jagung dan Launching 166 SPPG Polri di Kabupaten Tuban, Jawa Timur, pada Sabtu, 16 Mei 2026.

Prabowo menekankan bahwa program MBG sangat strategis bagi masyarakat Indonesia. Ia menjelaskan bahwa sektor pertanian dan perikanan dalam negeri dapat mendukung keberlangsungan program pemerintah. “MBG begitu penting, begitu strategis untuk rakyat. Dengan Koperasi Merah Putih, MBG Desa Nelayan, ditopang oleh kemampuan pertanian kita, ditopang oleh perikanan kita,” jelasnya.

Ia juga memastikan bahwa produksi pangan dalam negeri dalam kondisi aman, mencakup karbohidrat, protein, dan pakan ternak. “Produksi pangan kita aman, karbohidrat aman, protein aman, ternak, jagung strategis untuk pakan ternak. Jadi kedaulatan kita terjaga dan diamankan,” tambah Prabowo.

Pernyataan serupa juga disampaikan Prabowo saat meresmikan Koperasi Merah Putih di Nganjuk, Jawa Timur. Ia berkomitmen untuk menertibkan permasalahan yang ada dalam pelaksanaan program MBG. “MBG banyak masalah, kita harus tertibkan,” tegasnya.

Prabowo menambahkan bahwa dalam setiap program, sering kali terdapat individu yang kehilangan integritas ketika berurusan dengan uang. “Manusia Indonesia, kita mengertilah penyakit kita. Di antara unsur-unsur pimpinan kita, hatinya tidak kuat, integritasnya tidak kuat, imannya tidak kuat berurusan dengan uang. Tapi dia lupa, saya sudah katakan, pemerintah saya tidak ragu-ragu, siapapun yang melanggar, yang menyimpang, yang menyalahkan kewenangan akan kita bersihkan. Copot dari jabatan!” tegas Prabowo.

Artikel Terkait