Nasional

Tarif Promo KRL Jalur Tanjung Priok Hanya Rp1 Selama Libur Sekolah

PT Kereta Commuter Indonesia menawarkan tarif khusus Rp1 untuk penumpang KRL jalur Tanjung Priok selama libur sekolah dari 22 hingga 28 Juni 2026.

E
Eko Prasetyo
26 June 2026 22 pembaca
inews.id Sumber: inews.id
Advertisement
Advertisement

PT Kereta Commuter Indonesia (KAI Commuter) mengumumkan adanya tarif promo menarik bagi penumpang KRL Commuter Line jalur Tanjung Priok selama masa libur sekolah. Promo ini berlangsung dari tanggal 22 hingga 28 Juni 2026, di mana setiap penumpang hanya perlu membayar Rp1.

"Tarif khusus ini berlaku bagi pengguna yang naik dari Stasiun Jakarta International Stadium (JIS) menuju Stasiun Tanjung Priok, Ancol, Kampung Bandan, dan Jakarta Kota, serta rute sebaliknya," jelas Corporate Secretary KAI Commuter, Karina Amanda, dalam keterangannya pada Kamis, 25 Juni 2026.

Syarat dan Ketentuan Tiket

Karina menambahkan bahwa syarat untuk mendapatkan tiket dengan tarif promo ini adalah anak-anak yang berusia minimal 3 tahun atau memiliki tinggi badan di atas 90 cm. Selain itu, KAI Commuter juga mengingatkan penumpang untuk mematuhi aturan mengenai barang bawaan, yang memiliki dimensi maksimal 40x30x100 cm, serta menjaga kebersihan di area stasiun dan dalam gerbong kereta.

Proyeksi Lonjakan Penumpang

KAI Commuter memperkirakan akan terjadi peningkatan jumlah pengguna KRL Jabodetabek menjelang akhir Juni hingga awal Juli 2026. Data operasional menunjukkan bahwa rata-rata penumpang pada akhir pekan atau hari libur di bulan Juni mencapai 736.203 orang. Rekor tertinggi tercatat pada Sabtu, 6 Juni, dengan 845.292 pengguna.

Selama hari kerja di bulan Juni, volume penumpang telah mencapai 1.030.610 orang. Untuk mengantisipasi kepadatan, KAI Commuter akan mengoperasikan 1.065 perjalanan setiap harinya, mulai pukul 04.00 hingga 24.00 WIB. Kepadatan penumpang diperkirakan terjadi pada jam sibuk, yaitu antara pukul 05.00-07.30 WIB dan 15.00-18.00 WIB. Oleh karena itu, KAI Commuter menyarankan masyarakat untuk merencanakan perjalanan mereka agar terhindar dari penumpukan pada jam-jam tersebut.

Artikel Terkait