Belum lama ini, seorang tukang parkir mengalami pengeroyokan oleh sekelompok preman di sebuah kafe yang terletak di Gunung Putri, Bogor, Jawa Barat. Insiden ini terjadi karena korban menolak untuk memberikan uang kepada pelaku yang memintanya.
Pengeroyokan Berawal dari Permintaan Uang
Kepala Satreskrim Polres Bogor, AKP Anggi Eko Prasetyo, menjelaskan bahwa kejadian tersebut melibatkan sekitar tiga orang pelaku yang mendekati juru parkir untuk meminta uang ‘jatah preman’. Ketika korban menolak permintaan tersebut, situasi berubah menjadi pengeroyokan.
“Menghampiri juru parkir yang ada di lokasi tersebut untuk meminta sejumlah uang kurang lebih di kisaran Rp50.000. Namun, tidak diberikan oleh juru parkir tersebut sehingga menyebabkan kemarahan daripada mereka dan kemudian terjadilah dugaan tindak pidana, pengeroyokan,” ungkap Anggi.
Penangkapan dan Pengejaran Pelaku
Polisi telah berhasil menangkap salah satu pelaku berinisial O yang berusia 40 tahun. Penegak hukum saat ini sedang melakukan pengembangan lebih lanjut dan memburu dua pelaku lainnya yang terlibat dalam insiden tersebut.
“Saat ini penanganan terus kami lakukan, kami juga mengidentifikasi untuk kedua terduga pelaku lainnya dan sedang kita lakukan pengejaran, kami akan lakukan tindak lanjut sesuai dengan prosedur hukum yang berlaku,” tambahnya.