JAKARTA – Indonesia Fashion Week (IFW) 2026 telah secara resmi memperkenalkan tema besar 'Ulos Simetria' yang akan menjadi fokus utama dalam pekan mode tahun ini. Ulos, yang merupakan kain tradisional dari Sumatera Utara, diangkat sebagai identitas utama dalam penyelenggaraan yang memasuki tahun ke-14 ini.
Provinsi Sumatera Utara ditetapkan sebagai Official Theme, di mana tema 'Ulos Simetria' menggabungkan kekayaan wastra ulos dengan desain kontemporer. Hal ini menunjukkan bahwa warisan budaya Indonesia memiliki kemampuan untuk beradaptasi dan menjadi sumber inspirasi dalam industri mode modern.
Peran Indonesia Fashion Week dalam Industri Kreatif
Poppy Dharsono, yang menjabat sebagai Ketua Umum APPMI dan Presiden Indonesia Fashion Week, menekankan bahwa IFW bukan hanya sekadar ajang peragaan busana. Ia menyatakan bahwa acara ini berfungsi sebagai platform untuk mempertemukan berbagai pelaku industri kreatif dari beragam sektor.
"Indonesia Fashion Week bukan hanya perhelatan mode, tetapi platform mempertemukan kreativitas, budaya, industri, bisnis, pemerintah, hingga mitra internasional untuk bersama-sama memperkuat ekosistem fashion Indonesia," ungkap Poppy di Atrium Lippo Mall Nusantara, Jakarta, pada Selasa (30/6/2026).
Inovasi dalam Warisan Budaya
Lebih lanjut, Poppy menambahkan bahwa melalui tema Ulos Simetria, pihaknya ingin menunjukkan bahwa warisan budaya Indonesia memiliki potensi besar untuk terus berkembang melalui inovasi. Ia berharap hal ini dapat menjadikan warisan budaya sebagai bagian dari percakapan fashion di tingkat global.