Hiburan

Vaksinasi DBD Penting untuk Anak, Meskipun Sudah Pernah Terinfeksi

Demam berdarah dengue (DBD) masih menjadi ancaman serius bagi kesehatan anak-anak di Indonesia, dan vaksinasi dianggap penting untuk perlindungan maksimal.

D
Dinda Mughni
21 June 2026 15 pembaca
inews.id Sumber: inews.id
Advertisement
Advertisement

JAKARTA – Demam berdarah dengue (DBD) terus menjadi salah satu penyakit yang membahayakan kesehatan anak-anak di Indonesia. Banyak orang tua beranggapan bahwa anak yang pernah terinfeksi DBD akan memiliki kekebalan seumur hidup. Namun, kenyataannya, seseorang dapat terjangkit DBD lebih dari satu kali.

Prof. Hartono Gunardi, Ketua Satgas Imunisasi Anak dari Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), menjelaskan bahwa virus dengue terdiri dari empat serotipe yang berbeda. Oleh karena itu, infeksi pertama tidak menjamin perlindungan terhadap semua jenis virus dengue. "Virus dengue ada empat jenis. Kalau kita sakit karena virus yang satu, kita masih bisa terinfeksi virus nomor dua, nomor tiga, dan nomor empat. Bahkan infeksi berikutnya cenderung memberikan reaksi yang lebih berat dibanding infeksi pertama," ungkap Prof. Hartono dalam acara konferensi pers Takeda yang bertajuk Ayo Bersama Cegah DBD, baru-baru ini.

Pentingnya Vaksinasi untuk Anak

Menurut Prof. Hartono, situasi ini menjadi alasan penting untuk mempertimbangkan vaksinasi dengue sebagai langkah pencegahan. Hal ini terutama berlaku bagi anak-anak yang termasuk dalam kelompok rentan terhadap komplikasi akibat infeksi dengue. Infeksi dengue disebabkan oleh empat serotipe virus yang berbeda, yaitu DENV-1, DENV-2, DENV-3, dan DENV-4. Ketika seseorang terinfeksi salah satu serotipe, tubuh akan membentuk kekebalan terhadap jenis virus tersebut. Namun, perlindungan ini tidak sepenuhnya berlaku untuk tiga serotipe lainnya.

Risiko Infeksi Berulang

Dengan adanya empat serotipe tersebut, risiko terjadinya infeksi berulang tetap ada. Oleh karena itu, vaksinasi menjadi salah satu cara yang efektif untuk memberikan perlindungan tambahan bagi anak-anak. Vaksinasi tidak hanya membantu mencegah infeksi, tetapi juga dapat mengurangi risiko komplikasi yang lebih serius jika terinfeksi kembali.

Artikel Terkait