JAKARTA, iNews.id – Nyeri pinggang, yang dikenal sebagai lower back pain, sering kali dianggap sebagai keluhan biasa akibat kelelahan. Namun, kondisi ini sebenarnya dapat menjadi sinyal adanya masalah kesehatan yang lebih serius dalam tubuh.
Dalam sebuah unggahan di kanal YouTube miliknya, Tirta PengPengPeng, influencer kesehatan dr. Tirta Mandira Hudhi mengingatkan agar masyarakat tidak meremehkan gejala ini. Nyeri pada pinggang bisa menjadi indikator berbagai masalah kesehatan, mulai dari cedera otot hingga gangguan pada organ dalam seperti ginjal.
Penyebab Sakit Pinggang
Dr. Tirta menjelaskan bahwa area pinggang merupakan lokasi yang kompleks, di mana terdapat banyak organ, otot, dan jaringan saraf. Dia menyebutkan bahwa penyebab utama nyeri pinggang yang sering dijumpai adalah masalah pada otot erektor tulang belakang, atau yang dikenal dengan istilah "musculu erector spinae".
“Kalau kamu terlalu sprain (terkilir), duduk lama, angkat beban berlebihan, atau posisi angkat yang salah, otot tersebut bisa mengalami peradangan pada ligamen dan fasialnya. Dan fasial, kalau radang itu bisa menjalar sampai bokong dan hamstring,” ujar dr. Tirta.
Risiko Saraf Kejepit
Selain masalah otot, dr. Tirta juga menyoroti risiko terjadinya HNP (Hernia Nucleus Pulposus), yang lebih dikenal sebagai saraf kejepit. Kondisi ini biasanya terjadi pada ruas tulang belakang lumbar keempat atau kelima. Gejala yang khas adalah nyeri disertai rasa kesemutan yang menjalar hingga ke telapak kaki.