Politik

Ahmad Ali Jelaskan Tujuan Safari Politik Jokowi

Ketua Harian DPP PSI, Ahmad Ali, mengungkapkan bahwa safari politik Jokowi bertujuan untuk memperkuat konsolidasi organisasi dan berbagi pengalaman dengan kader.

D
Dinda Mughni
21 July 2026 12 pembaca
Joko Widodo (Jokowi) safari politik ke Lampung
Joko Widodo (Jokowi) safari politik ke Lampung

Ketua Harian DPP Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Ahmad Ali menyatakan bahwa rencana safari politik Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) ke sejumlah daerah bertujuan untuk memperkuat konsolidasi organisasi hingga tingkat akar rumput. Menurut Ahmad Ali, kehadiran Jokowi dalam rangkaian kegiatan tersebut bukan sekadar memenuhi agenda partai, melainkan untuk berbagi pengalaman dan memberikan pembekalan kepada para kader mengenai kepemimpinan serta cara berpolitik yang mengedepankan etika dan kerja nyata.

"Pak Jokowi banyak berbagi pengalaman kepada kader PSI tentang bagaimana membangun partai yang santun, tidak mengedepankan politik kebencian, tetapi fokus bekerja untuk masyarakat. Nilai-nilai seperti itulah yang ingin terus dibangun di PSI," kata Ahmad Ali dalam keterangan tertulis, Selasa (21/7/2026).

Ia menilai pengalaman politik Jokowi, mulai dari menjabat Wali Kota Solo, Gubernur DKI Jakarta, hingga Presiden Republik Indonesia selama dua periode, menjadi bekal yang penting bagi kader PSI. Menurut dia, perjalanan politik tersebut memberikan banyak pelajaran mengenai kepemimpinan, membangun organisasi, serta menjaga kepercayaan masyarakat.

"Beliau adalah Presiden dua periode yang memulai perjalanan politik dari bawah. Pengalaman beliau sangat luar biasa. Tentu arahan, masukan, dan pengalaman yang dibagikan kepada kader PSI akan menjadi bekal penting untuk mematangkan partai ini menjadi semakin dewasa, semakin kuat, dan semakin dekat dengan rakyat," ujarnya.

Ahmad Ali juga membantah anggapan bahwa safari politik Jokowi dilakukan untuk kepentingan politik tertentu, termasuk dikaitkan dengan upaya memperkuat posisi Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Menurut dia, kegiatan tersebut merupakan bagian dari silaturahmi dan konsolidasi organisasi yang lahir dari antusiasme masyarakat agar Jokowi hadir berdialog secara langsung.

"Itu tidak benar. Safari politik ini merupakan bagian dari silaturahmi dan konsolidasi yang lahir dari antusiasme serta permintaan masyarakat agar Pak Jokowi hadir dan berdialog secara langsung. Jangan dipersempit seolah hanya untuk kepentingan politik seseorang," kata Ahmad Ali.

Ia menambahkan, Jokowi juga telah menyampaikan secara terbuka dukungannya terhadap pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka agar dapat menjalankan pemerintahan hingga akhir masa jabatan. Sebelumnya, saat menyampaikan orasi politik di Tulang Bawang, Lampung, pada 26 Juni 2026, Jokowi menekankan pentingnya penguatan struktur organisasi partai hingga tingkat desa.

Menurut Jokowi, keberadaan struktur yang aktif menjadi salah satu syarat utama agar PSI memiliki mesin politik yang kuat menjelang Pemilu 2029. Ia juga menyatakan keyakinannya bahwa PSI berpeluang lolos ke parlemen pada Pemilu 2029 apabila seluruh tingkatan kepengurusan partai bekerja secara solid dan konsisten melayani masyarakat. Selanjutnya, mantan Politikus PDI Perjuangan itu akan melanjutkan safari politik ke Nusa Tenggara Timur (NTT) pada akhir Juli 2026.

Artikel Terkait