Teh adalah minuman yang populer di kalangan masyarakat. Selain rasanya yang enak dan menenangkan, teh juga memiliki manfaat kesehatan yang penting, terutama dalam menurunkan risiko stroke. Teh mengandung senyawa tumbuhan seperti katekin, theaflavin, flavonoid, dan polifenol yang memiliki sifat antioksidan dan antiinflamasi, melindungi pembuluh darah dari kerusakan akibat radikal bebas.
Bagaimana Cara Teh Memangkas Risiko Stroke?
Menurut VNExpress, manfaat ini bisa diperoleh dengan mengonsumsi 500-1.000 ml teh setiap hari, yang setara dengan 2-4 cangkir teh. Ini dapat mendukung sistem kardiovaskular dan mengurangi risiko kematian akibat gangguan jantung serta pembuluh darah. Stres oksidatif adalah salah satu penyebab utama gangguan kardiovaskular. Jika terjadi dalam jangka panjang, dapat mengganggu fungsi endotelium, lapisan dalam pembuluh darah, dan menyebabkan penumpukan kolesterol serta pengerasan arteri.
Senyawa polifenol dalam teh dapat membantu menjaga fleksibilitas arteri, meningkatkan sirkulasi, dan mengurangi peradangan kronis yang mendukung kesehatan kardiovaskular. Namun, penting untuk dicatat bahwa teh tidak dapat digunakan sebagai pengobatan untuk penyakit jantung. Para ahli menekankan bahwa teh dapat melindungi sistem kardiovaskular sebagai bagian dari gaya hidup sehat.
Seperti Apa Hasil dari Penelitian?
Sebuah meta-analisis yang melibatkan 14 studi dengan lebih dari 510 ribu peserta menunjukkan bahwa mengonsumsi teh berhubungan dengan risiko stroke yang lebih rendah. Minum sekitar tiga cangkir teh setiap hari dikaitkan dengan penurunan risiko stroke sebesar 13 persen, terutama untuk stroke iskemik yang disebabkan oleh penyumbatan pembuluh darah.
Sebagian besar penelitian menunjukkan bahwa 2-4 cangkir teh tanpa pemanis per hari memberikan manfaat kesehatan terbesar tanpa meningkatkan risiko. Namun, peneliti juga memperingatkan bahwa studi tersebut menunjukkan hubungan, bukan membuktikan secara langsung bahwa teh mengurangi risiko penyakit jantung. Diperlukan lebih banyak uji klinis untuk menentukan jumlah dan jenis teh yang ideal untuk melindungi kesehatan kardiovaskular, termasuk teh hijau, teh hitam, atau teh oolong.