Ekonomi

--- Danantara Investasi US$ 2,5 Miliar di JBS untuk Memperkuat Ekosistem Protein di Indonesia ---

--- Danantara Indonesia melalui Danantara Investment Management melakukan investasi senilai US$ 2,5 miliar di JBS Group, bertujuan untuk memperkuat sektor protein di Indonesia dan kawasan sekitarnya....

D
Dinda Mughni
10 August 2026 22 pembaca
Ira Guslina Sufa
Ira Guslina Sufa
---TITLEEXCERPT--- Danantara Indonesia melalui Danantara Investment Management melakukan investasi senilai US$ 2,5 miliar di JBS Group, bertujuan untuk memperkuat sektor protein di Indonesia dan kawasan sekitarnya. ---CONTENT---

Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara, yang dikenal sebagai Danantara Indonesia, telah menjalin kemitraan strategis jangka panjang dengan JBS Group, sebuah perusahaan global dalam produksi protein. Kerja sama ini ditandai dengan investasi ekuitas sebesar US$ 2,5 miliar, yang setara dengan sekitar Rp 44,5 triliun, untuk memperoleh 25% saham dalam perusahaan patungan yang akan mengelola operasional JBS di Australia dan Selandia Baru.

Selain investasi awal tersebut, perusahaan patungan ini juga memiliki potensi untuk mengumpulkan dana tambahan hingga US$ 2,5 miliar. Dengan demikian, total modal yang dapat dikelola mencapai US$ 5 miliar, yang akan digunakan untuk mendanai akuisisi serta investasi baru di Indonesia, Asia Tenggara, Australia, dan Selandia Baru.

Kemitraan Strategis untuk Pertumbuhan Jangka Panjang

Pandu Patria Sjahrir, Chief Investment Officer Danantara Indonesia, menyatakan bahwa kemitraan ini merupakan bagian dari strategi investasi Danantara yang fokus pada kolaborasi dengan mitra global serta sektor-sektor yang memiliki prospek jangka panjang. "Kemitraan strategis ini mencerminkan komitmen Danantara Indonesia dalam membangun kolaborasi dengan mitra global yang sejalan dengan mandat investasi kami," jelasnya dalam keterangan resmi pada Kamis (7/8).

Menurut Pandu, kerja sama ini tidak hanya memberikan akses kepada Danantara terhadap ekosistem bisnis yang sudah mapan di pasar internasional, tetapi juga membuka peluang untuk transfer pengalaman dan jaringan distribusi dari salah satu perusahaan protein terbesar di dunia. "Selain mendapatkan akses terhadap ekosistem bisnis yang telah mapan di pasar internasional yang maju, kemitraan ini diharapkan dapat memanfaatkan pengalaman sekaligus jalur distribusi dari perusahaan protein global terkemuka yang dapat berkontribusi terhadap pengembangan jangka panjang sektor protein Indonesia," tambahnya.

Strategi Ekspansi JBS di Asia Tenggara

Danantara juga menekankan bahwa investasi ini akan memberikan akses kepada Danantara Investment Management terhadap bisnis yang telah berkembang di pasar maju, serta tim manajemen JBS yang memiliki rekam jejak yang kuat dalam menciptakan nilai melalui pertumbuhan bisnis, ekspansi pangsa pasar, dan kemampuan bertahan di tengah fluktuasi siklus industri.

Gilberto Tomazoni, Global Chief Executive Officer JBS, menyatakan bahwa kemitraan dengan Danantara merupakan bagian penting dari strategi ekspansi perusahaan di Asia Tenggara. "Kemitraan dengan Danantara Indonesia menandai langkah penting dalam strategi pertumbuhan jangka panjang kami di Asia Tenggara. Bersama Danantara, kami berada pada posisi yang tepat untuk memperluas kehadiran kami di Indonesia dan Asia Tenggara, memperkuat rantai pasok protein regional, memperluas akses pasar, serta mempercepat pengembangan sektor protein Indonesia," ungkapnya.

Danantara juga menambahkan bahwa penyelesaian transaksi ini masih menunggu persetujuan dari regulator dan pemenuhan berbagai persyaratan yang umum dalam transaksi serupa. Perusahaan menegaskan komitmennya untuk menyelesaikan semua tahapan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Artikel Terkait