Komisi XI Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) berencana untuk melaksanakan uji kelayakan dan kepatutan terhadap Destry Damayanti, calon tunggal Gubernur Bank Indonesia (BI), pada pekan mendatang. Ketua Komisi XI DPR RI, Mukhamad Misbakhun, mengungkapkan bahwa proses tersebut akan dimulai minggu depan, seperti yang disampaikan kepada wartawan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, pada Selasa (18/8).
Politisi dari Partai Golkar ini menjelaskan bahwa pelaksanaan fit and proper test dijadwalkan setelah dilakukan rapat internal Komisi XI. “Alasannya kan rapat internal dulu,” tambahnya.
Proses Persetujuan Calon Deputi Gubernur BI
Sementara itu, Ketua DPR Puan Maharani menyatakan bahwa proses persetujuan untuk calon Deputi Gubernur BI telah dimulai setelah diadakannya rapat paripurna pada hari yang sama. Puan menjelaskan, “Mekanisme terkait dengan proses pemilihan atau persetujuan Deputi Gubernur seperti tadi yang saya sampaikan, mulai hari ini akan diproses sesuai dengan mekanismenya di Komisi XI.”
Dia juga menekankan bahwa DPR telah memberikan tugas kepada Komisi XI untuk menangani berbagai agenda yang berkaitan dengan lembaga keuangan, termasuk persetujuan calon Deputi Gubernur BI.
Rekomendasi Presiden dan Pengalaman Destry
Presiden Prabowo Subianto telah mengajukan nama Destry Damayanti sebagai calon tunggal Gubernur Bank Indonesia definitif melalui Surat Presiden (Surpres) kepada DPR. Saat ini, Destry menjabat sebagai Pejabat Gubernur Sementara BI, menggantikan Perry Warjiyo yang mengundurkan diri pada akhir Juli 2026. “Namanya tunggal, satu nama yaitu atas nama Ibu Destry Damayanti yang sekarang beliau menjabat sebagai pejabat gubernur sementara,” jelas Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi dalam konferensi pers di Jakarta, Senin (10/8).
Prasetyo Hadi menambahkan bahwa Presiden Prabowo mempertimbangkan rekam jejak serta kompetensi Destry di bidang keuangan. Ia menekankan bahwa Destry memiliki pengalaman yang luas di sektor keuangan sebelum bergabung dengan jajaran pimpinan BI. “Yang pasti rekam jejak beliau, mulai dari ilmu sarjana sampai mengabdikan diri sekian puluh tahun di bidang keuangan,” ungkap Prasetyo Hadi kepada wartawan di Istana Merdeka Jakarta pada Rabu (12/8).
Destry Damayanti saat ini juga menjabat sebagai Deputi Gubernur Senior BI. Sebelumnya, ia adalah Anggota Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) untuk periode 2015–2019. Dalam karirnya di sektor keuangan, Destry pernah menjabat sebagai Kepala Ekonom Mandiri Sekuritas antara 2005 hingga 2011 dan Kepala Ekonom Bank Mandiri dari 2011 hingga 2015. Ia juga pernah menjadi Ketua Satuan Tugas Ekonomi Kementerian BUMN pada 2014–2015.
Prasetyo menilai bahwa pengalaman dan kompetensi Destry menjadi alasan utama Presiden Prabowo mengajukan namanya sebagai calon tunggal Gubernur BI. “Beliau juga dua periode menjadi Deputi Gubernur Senior, itu salah satu alasan yang paling mendasar, tentunya kompetensi kan,” tutupnya.