Ekonomi

--- Dominasi Manajer Investasi Asing dalam Penguasaan Saham di BEI, Singapura Terdepan ---

--- Manajer investasi asing mendominasi kepemilikan saham di Bursa Efek Indonesia, dengan Singapura menjadi negara asal teratas. Data terbaru menunjukkan 60 catatan kepemilikan saham oleh manajer inve...

E
Eira Orelia
08 August 2026 26 pembaca
Ahmad Islamy
Ahmad Islamy
---TITLEEXCERPT--- Manajer investasi asing mendominasi kepemilikan saham di Bursa Efek Indonesia, dengan Singapura menjadi negara asal teratas. Data terbaru menunjukkan 60 catatan kepemilikan saham oleh manajer investasi. ---CONTENT---

Manajer investasi (MI) terus menunjukkan perannya yang signifikan sebagai salah satu kelompok investor institusi yang aktif dalam mengumpulkan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI). Hal ini terungkap dari data kepemilikan saham lebih dari 1% yang dirilis oleh Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) per 31 Juli 2026.

Berdasarkan informasi tersebut, tercatat ada 60 kepemilikan saham yang dikelola oleh investor yang tergolong sebagai "Investment Manager". Mayoritas dari kepemilikan ini berasal dari manajer investasi asing, dengan Singapura menduduki posisi teratas. Dua manajer investasi dari Singapura, yaitu Maybank Securities Pte Ltd dan Phillip Securities Pte Ltd, secara bersama-sama menguasai 33 kepemilikan saham, yang merupakan lebih dari setengah total catatan kepemilikan oleh kelompok Investment Manager dalam laporan tersebut.

Perwakilan dari Berbagai Negara

Di samping itu, Hong Kong diwakili oleh CGS International Securities Hong Kong Limited, sementara Mauritius diwakili oleh CGS International Securities Mauritius Ltd. Terdapat juga investor dari Amerika Serikat yang diwakili oleh Citibank New York S/A International Finance Corporation dan Citigroup Global Markets Limited.

Maybank Securities Pte Ltd dari Singapura tercatat sebagai manajer investasi dengan portofolio paling beragam, memiliki kepemilikan di 22 saham. Phillip Securities Pte Ltd menempati posisi kedua dengan 11 saham, diikuti oleh PT Capital Asset Management dan CGS International Securities Hong Kong Limited, masing-masing memiliki empat saham. PT Pacific Capital Investment memiliki tiga saham, sementara beberapa manajer investasi lainnya mencatatkan kepemilikan satu hingga dua saham.

Manajer Investasi Domestik

Di kalangan manajer investasi domestik, terdapat nama-nama seperti PT Capital Asset Management, PT Pacific Capital Investment, PT Henan Putihrai Asset Management, dan PT Ashmore Asset Management Indonesia Tbk, yang juga memiliki kepemilikan saham di berbagai emiten. Selain itu, ada juga PT Jasa Capital Asset Management, PT Prospera Asset Management, PT Anargya Aset Manajemen, PT Victoria Manajemen Investasi, serta PT Quantum Clovera Investama Tbk.

Secara umum, manajer investasi adalah pihak yang memperoleh izin dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk mengelola portofolio efek milik nasabah atau portofolio investasi kolektif, seperti reksa dana. Tugas utama mereka adalah merancang strategi investasi, memilih efek yang akan dibeli atau dijual, serta mengelola risiko investasi sesuai dengan mandat dari investor.

Berbeda dengan investor individu, manajer investasi mengelola dana dalam skala besar, sehingga keputusan investasi mereka sering kali menjadi perhatian pelaku pasar. Perubahan dalam komposisi portofolio oleh manajer investasi dapat memengaruhi likuiditas perdagangan, persepsi pasar terhadap suatu emiten, dan menjadi indikator yang diamati oleh investor lain dalam menilai arah investasi institusi.

Namun, penting untuk dicatat bahwa data dalam laporan KSEI tidak mencakup keseluruhan portofolio yang dimiliki oleh setiap manajer investasi. Dokumen tersebut hanya mencantumkan kepemilikan saham yang telah memenuhi ambang batas pelaporan tertentu, sehingga masih mungkin ada kepemilikan lainnya dengan porsi yang lebih kecil yang tidak tercantum dalam daftar tersebut.

Dominasi manajer investasi dari Singapura menunjukkan tingginya keterlibatan lembaga keuangan dari negara tetangga Indonesia di pasar modal RI. Dengan kedekatan geografis, Singapura juga dikenal sebagai salah satu pusat keuangan terbesar di Asia, yang menjadi basis bagi berbagai perusahaan pengelola aset dan investasi regional. Meskipun demikian, data ini hanya mencerminkan posisi kepemilikan pada tanggal 31 Juli 2026 dan dapat berubah seiring dengan aktivitas transaksi di pasar modal.

Berikut adalah daftar manajer investasi yang tercatat memiliki saham lebih dari 1% pada sejumlah emiten di BEI per 31 Juli 2026:

Artikel Terkait