Politik

DPR Mendorong Revisi UU Pilkada Setelah Penangkapan Kepala Daerah Marak

Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) mendorong adanya perubahan dalam Undang-Undang Pilkada menyusul penangkapan sejumlah kepala daerah oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait kasus korupsi.

A
Agus Wigati
04 July 2026 82 pembaca
DPR Mendorong Revisi UU Pilkada Setelah Penangkapan Kepala Daerah Marak
Sumber gambar: liputan6.com

Setelah penangkapan Bupati Kuansing dan Langkat oleh KPK dalam kasus dugaan korupsi, DPR menganggap perlu adanya revisi terhadap Undang-Undang Pilkada. Hal ini bertujuan untuk mencegah terulangnya tindakan korupsi di kalangan pejabat daerah.

Penangkapan Kepala Daerah oleh KPK

Penangkapan yang dilakukan oleh KPK menunjukkan adanya praktik korupsi yang merugikan negara. Dengan semakin maraknya kasus tersebut, DPR berupaya untuk mengevaluasi dan memperbaiki regulasi yang ada agar lebih efektif dalam mencegah korupsi di tingkat daerah.

Pentingnya Revisi UU Pilkada

DPR menilai bahwa revisi UU Pilkada sangat penting untuk menciptakan sistem pemilihan yang lebih transparan dan akuntabel. Dengan demikian, diharapkan kepala daerah yang terpilih dapat menjalankan tugasnya dengan baik dan jauh dari praktik korupsi.

Tidak ada tag untuk artikel ini

Artikel Terkait