Kesehatan

Gejala Nyeri Pinggang yang Perlu Diwaspadai: Saraf Kejepit L4 dan L5

Nyeri pinggang sering dianggap sebagai masalah biasa, namun bisa jadi tanda adanya saraf kejepit pada ruas tulang belakang L4 dan L5. Hal ini diungkapkan oleh seorang spesialis bedah saraf yang menjel...

D
Darma Yudhistira
02 August 2026 22 pembaca
Saraf kejepit. Foto: Getty Images/Nuttawan Jayawan
Saraf kejepit. Foto: Getty Images/Nuttawan Jayawan

Jakarta - Banyak orang menganggap nyeri pinggang sebagai hal sepele yang disebabkan oleh pegal akibat duduk terlalu lama, mengangkat beban berat, atau kelelahan setelah beraktivitas. Namun, bagi sebagian individu, nyeri tersebut bisa menjadi indikasi adanya saraf kejepit pada bagian tulang belakang L4 dan L5, yang merupakan area yang sering mengalami masalah pada punggung bagian bawah.

Perbedaan Saraf Kejepit dan Hernia Nukleus Pulposus

Menurut dr. M. Aulia Rahman Sp.BS-FTB, FINSS dari RS Abdi Waluyo, saraf kejepit dan hernia nukleus pulposus (HNP) adalah dua kondisi yang berbeda. "Jadi yang sering misleading adalah HNP, saraf kejepit, nah itu hal yang sebab akibat. Tidak semua HNP itu saraf kejepit, dan tidak semua saraf kejepit itu HNP," jelasnya.

Gejala yang Muncul dari Saraf Kejepit

Dr. Aulia menambahkan bahwa saraf kejepit yang terjadi di area L4 dan L5 memiliki gejala yang khas. "Paling sering itu yang terjadi ada sakit menjalar atau kebas pada paha bagian samping luar. Itu adalah tanda yang paling gampang untuk mengetahui bahwa itu di L4 dan L5," ungkapnya. Selain itu, gejala lain yang dapat muncul adalah nyeri pada punggung belakang yang dapat menjalar ke bagian lain. "Jadi nyeri punggungnya itu akibat masalah di tulang belakang dan bantalannya. Nyeri yang ke paha itu adalah saraf kejepitnya," tambahnya.

Dengan memahami gejala yang terkait dengan saraf kejepit, diharapkan masyarakat dapat lebih waspada dan segera mencari penanganan yang tepat jika mengalami keluhan serupa.

Artikel Terkait