Di tengah tantangan ekonomi global yang tidak menentu, Prabowo Subianto dianggap telah mengambil sejumlah langkah strategis untuk menjaga stabilitas perekonomian Indonesia. Partai Gerindra menyatakan bahwa mayoritas masyarakat masih merasa puas dengan kinerja Presiden Prabowo.
Bahtra Banong, Juru Bicara Partai Gerindra sekaligus Wakil Ketua Komisi II DPR RI, menyampaikan bahwa penilaian positif masyarakat terhadap Prabowo sangat terlihat. “Kalau kita lihat bahwa mayoritas masyarakat masih puas terhadap kinerja Presiden Prabowo,” ujarnya di Jakarta Pusat pada Sabtu (27/6/2026).
Langkah Menjaga Stabilitas Ekonomi
Bahtra menegaskan bahwa di tengah ketidakpastian ekonomi global, Prabowo telah melakukan berbagai upaya untuk menjaga stabilitas perekonomian nasional. Salah satu langkah tersebut adalah menertibkan pelaku usaha yang dianggap tidak memenuhi kewajiban dalam pengelolaan sumber daya alam (SDA) secara optimal.
Menurutnya, perhatian pemerintah sangat besar terhadap sektor perkebunan sawit dan pertambangan, terutama dalam hal kontribusi pelaku usaha terhadap penerimaan negara. “Kita tahu Pak Prabowo sangat concern dengan pengusaha-pengusaha sawit, pengusaha-pengusaha tambang yang selama ini memberikan sumbangsih terhadap negara sangat kecil. Kenapa sangat kecil? Karena mereka berbagai macam cara dilakukan agar misalnya mengakali pajaknya supaya rendah,” jelas Bahtra.
Tindakan Terhadap Praktik Curang
Bahtra juga menambahkan bahwa pemerintah akan mengambil tindakan tegas terhadap praktik under invoicing, yaitu pelaporan nilai ekspor yang lebih rendah dari nilai sebenarnya pada komoditas SDA seperti nikel dan crude palm oil (CPO). Dia menekankan bahwa langkah-langkah tersebut merupakan bagian dari komitmen Prabowo untuk memperbaiki tata kelola hilirisasi SDA, meskipun dihadapkan pada berbagai tantangan baik dari tekanan ekonomi global maupun dinamika domestik.
“Jadi, kita sangat bersyukur walaupun dinamikanya, baik itu tekanan global yang begitu kuat, begitupun tekanan domestik, tentu yang tidak mudah, karena Pak Prabowo ingin betul-betul membereskan bagaimana soal hilirisasi sumber daya alam ini dan kita tahu sendiri bahwa inilah yang selama ini yang tidak bisa dibereskan oleh pemerintahan-pemerintahan sebelumnya dan memang sangat sulit,” tutupnya.