Wakil Presiden Gibran Rakabuming menegaskan komitmen pemerintah dalam mendukung penguatan komoditas pangan lokal di seluruh wilayah Indonesia. Salah satu contoh yang diapresiasi adalah inisiatif ketahanan pangan melalui Sekolah Lapang Sagu yang berada di Distrik Agats, Kabupaten Asmat, Papua Selatan.
Dalam kunjungan kerjanya ke Kabupaten Asmat pada Minggu (21/6/2026), Gibran menyatakan bahwa pemerintah siap menjalin kerja sama dengan tokoh masyarakat dan tokoh agama setempat. Kolaborasi ini dianggap penting untuk memastikan bahwa semua program dapat diimplementasikan secara optimal di lapangan.
Pengamatan di Sekolah Lapang Sagu
"Hari ini kita melihat proses di Sekolah Lapang Sagu, saya kira ini sangat baik sekali dan harus didukung," ungkap Gibran. Sekolah Lapang Sagu Asmat merupakan proyek yang fokus pada pengembangan komoditas sagu dengan pendekatan berbasis budaya serta pemberdayaan masyarakat lokal.
Dalam konteks pembukaan Pekan Nasional Petani Nelayan (Penas) XVII Tahun 2026 di Gorontalo pada Sabtu, 20 Juni 2026, Gibran menyampaikan bahwa isu kemandirian pangan berbasis komoditas lokal semakin mendesak. Ia juga menjelaskan bahwa upaya penguatan komoditas lokal di Papua telah berlangsung cukup lama, didorong oleh berbagai organisasi di akar rumput, termasuk peran gereja di wilayah Asmat.
Rencana Jangka Panjang
"Ini tugas pemerintah untuk mengamplifikasi dan mungkin kita replikasi di daerah-daerah lain," jelas Gibran mengenai target jangka panjang program tersebut. Dalam peninjauan ke Sekolah Lapang Sagu, Gibran menyaksikan langsung proses pembuatan sagu tradisional oleh masyarakat adat Suku Asmat.
Selain memantau ketahanan pangan, Gibran juga membagikan peralatan sekolah baru kepada anak-anak di kawasan tersebut. Sekolah Lapang Sagu Asmat saat ini mencakup area seluas sekitar enam hektare, yang dikelola secara terpadu melalui kerja sama antara Keuskupan Agats dan pemerintah daerah.
Selain berfungsi sebagai pusat pembelajaran dan budidaya, lokasi ini direncanakan menjadi pusat pengolahan produk turunan sagu yang dapat memberikan nilai tambah ekonomi bagi masyarakat setempat.