Nasional

Golkar Dorong NU Fokus pada Politik Kebangsaan yang Lebih Besar

Sekretaris Jenderal DPP Partai Golkar, M Sarmuji, mengajak Nahdlatul Ulama untuk menjauh dari politik praktis dan memperkuat peran dalam politik yang lebih besar demi kepentingan bangsa.

D
Darma Yudhistira
02 July 2026 29 pembaca
inews.id Sumber: inews.id
Advertisement
Advertisement

JAKARTA, iNews.id - M Sarmuji, yang menjabat sebagai Sekretaris Jenderal DPP Partai Golkar, mengajak Nahdlatul Ulama (NU) untuk tidak terlibat dalam politik praktis yang bersifat kecil. Dia menekankan pentingnya bagi NU untuk memperkuat perannya dalam politik yang lebih besar yang berorientasi pada kepentingan kebangsaan.

“Suka atau tidak suka, NU itu lekat dengan politik, sangat lekat. Tetapi sebagai orang NU yang tidak berada di partai yang identik dengan NU, saya berharap kelekatan NU dengan politik kecil itu dikurangi, sebaliknya keterlibatan NU di politik besar harus makin diperkuat,” ungkap Sarmuji dalam sebuah forum diskusi bertajuk 'NU Masa Depan dan Masa Depan NU' yang diadakan oleh Yayasan Talibuana Nusantara di Jakarta pada Kamis, 2 Juli 2026.

Pentingnya Memahami Politik Kecil dan Besar

Sarmuji menjelaskan bahwa terdapat perbedaan signifikan antara politik kecil dan politik besar. Dia memberikan contoh mengenai pemilihan umum di Indonesia. “Jika dalam momentum pemilu presiden, NU lebih sibuk menjadi tim sukses dan memikirkan siapa calon yang akan menang, itu berarti tarikan politik kecil pada NU sedang menguat,” jelasnya.

Fokus pada Kualitas Pemilu

Di sisi lain, Sarmuji menegaskan bahwa jika NU lebih memperhatikan pengawasan terhadap kualitas pemilu agar suara rakyat dapat terefleksikan dengan baik, maka posisi NU dalam konteks politik besar akan semakin diperkuat. Dengan demikian, Sarmuji berharap NU dapat berkontribusi lebih signifikan dalam menentukan arah kebijakan yang berkaitan dengan kepentingan nasional.

Artikel Terkait