Jakarta - Hayden Panettiere, seorang aktris terkenal, telah meninggal dunia pada usia 36 tahun. Penemuan jasadnya terjadi di sebuah rumah di Greenville, South Carolina, Amerika Serikat, pada hari Minggu, 16 Agustus 2026, sekitar pukul 13:51 waktu setempat. Setelah laporan diterima, pihak kepolisian dan petugas medis segera menuju lokasi dan mengidentifikasi perempuan tersebut sebagai Panettiere.
Berdasarkan rekaman komunikasi petugas, terdapat diskusi mengenai kemungkinan terjadinya overdosis dan henti jantung saat mereka merespons laporan tersebut. Saat ini, Departemen Kepolisian Greenville dan Kantor Koroner Greenville County sedang melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait kematian Panettiere.
Penyelidikan Awal dan Temuan di Lokasi
Juru bicara dari Departemen Kepolisian Greenville menyatakan bahwa penyelidikan awal tidak menemukan indikasi adanya kekerasan atau situasi mencurigakan. Panggilan darurat 911 untuk melaporkan kejadian tersebut dilakukan oleh seorang kenalan Panettiere.
Dalam pembaruan pada hari Senin, 17 Agustus, pihak Koroner Greenville County menjelaskan bahwa ketika petugas tiba di lokasi, mereka menemukan Panettiere dalam kondisi henti jantung. "Petugas pertama dan layanan medis darurat tiba di lokasi dan menemukan seorang perempuan dalam kondisi henti jantung," demikian pernyataan dari petugas setempat.
Petugas medis segera melakukan tindakan advanced cardiac life support (ACLS), namun sayangnya, upaya untuk menyelamatkan Panettiere tidak berhasil, dan ia dinyatakan meninggal dunia pada pukul 14:32 waktu setempat. Ia ditemukan dalam keadaan tidak responsif di dalam rumah yang menjadi tempat tinggalnya sementara.
Autopsi dan Temuan Narcan
Proses autopsi terhadap Panettiere telah dilaksanakan pada hari Senin, 17 Agustus. Hasil pemeriksaan awal menunjukkan tidak ada tanda-tanda trauma yang dapat berkontribusi terhadap kematiannya. "Dalam autopsi, tidak ditemukan tanda-tanda trauma yang berkontribusi terhadap kematian," ungkap Coroner Mike Ellis.
Walaupun demikian, penyebab kematian Panettiere belum dapat ditentukan dan pihak kepolisian masih menunggu hasil pemeriksaan tambahan. Penyelidikan masih terus berlangsung, dan belum ada informasi lebih lanjut yang dapat disampaikan kepada publik.
Di sisi lain, seorang sumber menyebutkan bahwa Narcan ditemukan di lokasi kejadian. Narcan adalah merek obat nalokson yang digunakan untuk mengatasi efek overdosis opioid yang dapat mengancam nyawa. Meskipun terdapat temuan Narcan, hal ini belum cukup untuk menyimpulkan bahwa kematian Panettiere disebabkan oleh overdosis opioid, karena pihak berwenang belum mengumumkan penyebab resmi kematiannya.