Wakil Ketua MPR sekaligus Anggota Komisi VIII DPR RI Hidayat Nur Wahid mengajak Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) DKI Jakarta untuk mengambil peran aktif dalam menyongsong lima abad Jakarta. Ia juga mendorong BKPRMI untuk mengampanyekan Jakarta sebagai 'Kota Global yang Berkebudayaan Halal'.
Hidayat Nur Wahid menyatakan bahwa penguatan identitas tersebut sejalan dengan karakter historis Jakarta dan peluang besar pengembangan industri halal yang dapat memberikan manfaat ekonomi serta memperkuat jati diri Jakarta sebagai kota global. Pernyataan ini disampaikan saat membuka Musyawarah Wilayah (Muswil) XIII BKPRMI DKI Jakarta.
Acara tersebut dihadiri oleh Ketua Umum DPP BKPRMI Nanang Mubarok, Ketua Umum DPW BKPRMI DKI Jakarta Nanang Jahidin, dan Kepala Biro Dikmental Setda Provinsi DKI Jakarta Fajar Eko Satriyo. Dalam rangkaian acara Muswil, juga dilakukan Sosialisasi Sertifikasi Halal di Indonesia yang dihadiri oleh Kabag TU Pimpinan BPJPH M. Tajussalatin.
Visi Jakarta Sebagai Kota Halal Global
Menurut Hidayat Nur Wahid, Jakarta saat ini mengusung visi sebagai Kota Global yang Berkebudayaan. Ia meyakini bahwa hal ini akan positif jika diperkuat dengan kampanye menjadikan Jakarta sebagai Kota Halal Global. Ia juga menekankan bahwa Jakarta memiliki akar sejarah yang kuat terkait dengan kehalalan.
Hidayat Nur Wahid menjelaskan bahwa nama Jakarta berasal dari Jayakarta, yang diambil dari ayat Al-Quran yang merekam kemenangan. Ia menekankan pentingnya mengaktualisasikan semangat kemenangan tersebut dalam konteks Jakarta sebagai Kota Global dan berbudaya, agar identitas Jakarta tetap terjaga.
Agenda BKPRMI ke Depan
Hidayat Nur Wahid menilai BKPRMI memiliki posisi strategis untuk berkontribusi dalam mewujudkan cita-cita tersebut, terutama dengan banyaknya masjid, musala, dan majelis taklim di DKI Jakarta. Ia menyebutkan bahwa terdapat tiga agenda besar yang perlu menjadi perhatian BKPRMI pada periode mendatang.
Agenda pertama adalah menjadikan Jakarta sebagai Kota Halal Global. Kedua, mendekatkan anak-anak, remaja, dan pemuda kepada masjid untuk membantu mereka mengatasi berbagai persoalan yang dihadapi. Hidayat Nur Wahid mengingatkan bahwa generasi milenial dan Gen Z saat ini menghadapi banyak tantangan, termasuk judi online, kekerasan seksual, dan penyalahgunaan narkoba.
Hidayat Nur Wahid berharap Muswil XIII BKPRMI DKI Jakarta dapat melahirkan kepengurusan yang kuat dalam menghidupkan fungsi masjid sebagai pusat ibadah dan pendidikan. Ia percaya bahwa jika masjid hidup dan remaja serta pemuda aktif bergerak, Jakarta tidak hanya akan menjadi Kota Global, tetapi juga layak menjadi Kota Halal Global yang membawa berkah dan kemajuan.