Ekonomi

ICBP Siapkan Pembagian Dividen Tahun Buku 2025, Catat Tanggal Pembayaran!

PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP) telah menyetujui pembagian dividen untuk tahun buku 2025 yang akan dilakukan pada 28 Juli 2026.

J
Jaya Abdi
26 June 2026 37 pembaca
ICBP akan membagikan dividen untuk tahun buku 2025 . (Foto: dok Indofood CBP)
ICBP akan membagikan dividen untuk tahun buku 2025 . (Foto: dok Indofood CBP)

PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP) akan melaksanakan pembagian dividen untuk tahun buku 2025. Keputusan ini diambil dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang berlangsung pada Jumat, 26 Juni 2026.

Berdasarkan informasi yang dirilis oleh Bursa Efek Indonesia (BEI), ICBP akan memberikan dividen sebesar Rp265 per saham, yang dijadwalkan akan dibayarkan pada 28 Juli 2026. Sepanjang tahun 2025, laporan keuangan ICBP menunjukkan bahwa perusahaan ini mencatat penjualan dan pendapatan usaha mencapai Rp74,85 triliun, meningkat sekitar 3,1 persen dibandingkan dengan tahun sebelumnya yang tercatat sebesar Rp72,59 triliun.

Kenaikan Beban dan Laba ICBP

Walaupun terdapat peningkatan pada pendapatan, beban pokok penjualan ICBP juga mengalami kenaikan, menjadi Rp48,49 triliun dari Rp45,70 triliun pada tahun 2024. Meski demikian, laba sebelum pajak penghasilan ICBP pada tahun 2025 melonjak menjadi Rp13,72 triliun, meningkat dari Rp11,49 triliun di tahun sebelumnya.

Dengan pencapaian tersebut, laba yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk mencapai Rp9,22 triliun pada tahun 2025, lebih tinggi dibandingkan dengan Rp7,07 triliun yang diperoleh pada tahun 2024. Laba per saham dasar dari operasi yang dilanjutkan juga meningkat menjadi Rp791 per lembar saham, naik dari Rp607 per lembar saham sebelumnya.

Posisi Aset dan Liabilitas ICBP

Melihat ke bagian neraca, per 31 Desember 2025, ICBP memiliki total aset sebesar Rp135,54 triliun, tumbuh dari Rp126,04 triliun di akhir tahun 2024. Kenaikan ini didorong oleh peningkatan kas dan setara kas yang mencapai Rp29,21 triliun, naik dari Rp25,29 triliun sebelumnya.

Sementara itu, total liabilitas perusahaan tercatat sebesar Rp61,86 triliun, mengalami kenaikan tipis dari Rp58,99 triliun pada periode sebelumnya. Kenaikan ini sebagian besar disebabkan oleh peningkatan utang bank jangka pendek yang naik menjadi Rp576,92 miliar dari Rp185,30 miliar pada tahun 2024. Di sisi lain, total ekuitas ICBP juga meningkat dari Rp67,04 triliun menjadi Rp73,68 triliun pada akhir tahun 2025.

Disclaimer: Berita ini menyajikan informasi mengenai emiten atau saham tertentu berdasarkan data dari keterbukaan informasi PT Bursa Efek Indonesia dan sumber terpercaya lainnya. Konten ini tidak dimaksudkan sebagai ajakan untuk membeli atau menjual saham tertentu. Penting untuk melakukan riset mandiri dan berkonsultasi dengan penasihat keuangan profesional sebelum membuat keputusan investasi. Pastikan Anda memahami risiko yang mungkin timbul dari setiap keputusan investasi yang diambil.

Artikel Terkait