Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG mencatatkan kenaikan sebesar 0,48% atau setara dengan 29,92 poin, mencapai level 6.216 pada perdagangan sesi pertama yang berlangsung pada hari Jumat, 31 Juli. Dalam sesi ini, terjadi transaksi crossing besar pada saham PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk (MBSS), dengan nilai mencapai Rp 4,2 triliun dan harga rata-rata Rp 2.914 per saham.
Transaksi tersebut dilakukan dalam dua tahap dengan total volume mencapai 14,4 juta lot. Seiring dengan transaksi ini, harga saham MBSS juga mengalami kenaikan sebesar 3,23%, menjadi Rp 2.880. Selain itu, terdapat pula transaksi crossing pada saham PT Sinar Mas Multiartha Tbk (SMMA) yang bernilai Rp 65,8 miliar dan PT Abadi Nusantara Hijau Investama Tbk (PACK) dengan nilai Rp 39,5 miliar.
Data Perdagangan Bursa Efek Indonesia
Berdasarkan data dari Bursa Efek Indonesia, total volume perdagangan pada sesi pertama mencapai 18,67 miliar saham dengan frekuensi transaksi sebanyak 1,13 juta kali. Kapitalisasi pasar tercatat sebesar Rp 10.896 triliun, sementara total nilai transaksi pada siang hari ini mencapai Rp 11,11 triliun. Dari total saham yang diperdagangkan, sebanyak 437 saham mengalami kenaikan, 192 saham turun, dan 159 saham tidak mengalami perubahan harga.
Kinerja Emiten dan Sektor yang Menguat
Saham-saham emiten yang terdaftar di sektor industri dasar menunjukkan performa yang sangat baik. Saham PT Timah Tbk (TINS) melonjak 5,62% menjadi Rp 3.760, PT Vale Indonesia Tbk (INCO) meningkat 7,65% menjadi Rp 5.275, dan PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) naik 0,35% menjadi Rp 2.870. Dari sebelas sektor yang ada, sembilan di antaranya ditutup di zona hijau, termasuk sektor industri yang juga mengalami lonjakan, seperti PT Astra International Tbk (ASII) yang naik 4,04% menjadi Rp 5.150, serta PT Personel Alih Daya Tbk (PADA) yang meningkat 6,38% menjadi Rp 150.
Dari segi nilai transaksi, saham TINS menjadi yang paling banyak diperdagangkan dengan total nilai Rp 381,53 miliar, diikuti oleh PT Darma Henwa Tbk (DEWA) yang mencapai Rp 367,39 miliar dan PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) sebesar Rp 343,33 miliar. Sementara itu, di kawasan Asia, mayoritas indeks bursa menunjukkan tren positif, dengan indeks Nikkei Jepang naik 4,09% ke level 64.395, Shanghai Composite tumbuh 0,76% ke level 3.833, dan Hang Seng mengalami penurunan tipis sebesar 0,01% ke level 25.856.
Beberapa saham lainnya juga menunjukkan performa yang baik, seperti PT Fast Food Indonesia Tbk (FAST) yang naik 12,26% menjadi Rp 348, PT Fore Kopi Indonesia Tbk (FORE) naik 9,52% menjadi Rp 690, dan PT Bach Multi Global Tbk (BACH) yang meningkat 9,15% menjadi Rp 835. Di sisi lain, saham PT Abadi Lestari Indonesia Tbk (RLCO) mengalami penurunan sebesar 7,66% menjadi Rp 5.125, PT Astra Graphia Tbk (ASGR) turun 4,05% menjadi Rp 1.775, dan PT Gudang Garam Tbk (GGRM) turun 3,67% menjadi Rp 18.375.