Ekonomi

IHSG Terus Menguat ke Level 6.321, Asing Masih Catat Penjualan Bersih

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mencatatkan penguatan pada perdagangan Rabu, 17 Juni 2026, meskipun investor asing masih melakukan aksi jual bersih.

A
Adhe Dharma
17 June 2026 8 pembaca
Ilustrasi aktivitas di papan pantau saham Bursa Efek Infonesia (BEI). Foto: dok KabarBursa.com
Ilustrasi aktivitas di papan pantau saham Bursa Efek Infonesia (BEI). Foto: dok KabarBursa.com

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami kenaikan pada sesi perdagangan Rabu, 17 Juni 2026. Pada pembukaan sesi pertama, indeks bertambah 67 poin atau 1,07 persen, mencapai level 6.321,96. Kenaikan ini merupakan kelanjutan dari reli yang terjadi pada sesi sebelumnya, setelah indeks berhasil kembali berada di atas rata-rata pergerakan jangka pendek (MA20).

Sejak awal perdagangan, aktivitas transaksi terlihat cukup sibuk. Total volume transaksi mencapai 3,31 miliar saham dengan nilai perdagangan sebesar Rp417,72 miliar dari 38.020 kali transaksi. Meskipun IHSG berada di zona positif, investor asing masih mencatatkan aksi jual bersih. Data perdagangan menunjukkan bahwa nilai beli asing mencapai Rp10,26 triliun, sedangkan nilai jual mencapai Rp10,36 triliun. Dengan demikian, tercatat penjualan bersih asing sebesar Rp105,86 miliar di seluruh pasar dan Rp107,13 miliar di pasar reguler.

Pendorong Kenaikan IHSG

Peningkatan indeks pagi ini didorong oleh hampir semua sektor yang berada di zona hijau. Sektor infrastruktur menjadi penyumbang terbesar dengan penguatan sebesar 1,79 persen. Diikuti oleh sektor bahan baku yang naik 1,64 persen dan sektor energi yang meningkat 1,13 persen. Sektor keuangan juga menunjukkan kenaikan sebesar 0,89 persen, sedangkan sektor teknologi bertambah 0,72 persen. Sektor barang konsumsi primer naik 0,69 persen dan sektor barang konsumsi non-primer menguat 0,75 persen. Selain itu, sektor properti bertambah 0,41 persen, sektor transportasi dan logistik naik 0,37 persen, sektor industri menguat 0,33 persen, dan sektor kesehatan naik tipis 0,16 persen.

Saham-Saham Penggerak Pasar

Dari daftar saham yang mengalami kenaikan signifikan, saham PT Teknologi Karya Digital Nusa Tbk (TRON) memimpin dengan lonjakan 34,34 persen ke level Rp133 per saham. Emiten yang bergerak di bidang teknologi dan layanan digital ini menjadi yang paling menguntungkan pada pembukaan perdagangan. Selanjutnya, PT Remala Abadi Tbk (DATA) mencatatkan kenaikan 24,86 persen ke level Rp2.260 per saham, diikuti oleh PT Bukaka Teknik Utama Tbk (BUKK) yang naik 24,70 persen ke level Rp1.565 per saham. Perusahaan yang didirikan oleh keluarga mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla ini berfokus pada rekayasa dan manufaktur konstruksi baja serta infrastruktur.

Saham PT Trimitra Prawara Goldland Tbk (ATAP) juga mengalami penguatan sebesar 24,43 persen menjadi Rp550 per saham, sementara PT Pudjiadi & Sons Tbk (PNSE) naik 20,72 persen ke level Rp670 per saham, bergerak di sektor properti dan perhotelan.

Di sisi lain, saham yang mengalami penurunan terbesar dipimpin oleh PT Gihon Telekomunikasi Indonesia Tbk (GHON), yang turun 5,15 persen ke level Rp2.210 per saham. Saham PT Esta Multi Usaha Tbk (ESTA) terkoreksi 4,19 persen menjadi Rp183 per saham, diikuti oleh PT Harapan Duta Pertiwi Tbk (HOPE) yang melemah 3,88 persen ke level Rp124 per saham. Saham PT Sekar Bumi Tbk (SKBM) juga mengalami penurunan 3,77 persen menjadi Rp510 per saham, sedangkan PT Bank Capital Indonesia Tbk (BACA) terkoreksi 3,36 persen ke level Rp115 per saham.

Dari analisis teknikal, MNC Sekuritas menilai penguatan IHSG sebesar 4,12 persen pada perdagangan sebelumnya hingga mencapai level 6.254, disertai peningkatan volume transaksi, memberikan sinyal positif untuk pergerakan indeks. MNC Sekuritas memperkirakan posisi IHSG saat ini berada pada gelombang [iv] dari gelombang 3, sehingga masih berpotensi melanjutkan penguatan menuju area 6.476 hingga 6.577. Namun, investor diingatkan untuk tetap waspada terhadap potensi koreksi terbatas ke kisaran 6.136 hingga 6.216. MNC Sekuritas menetapkan area support IHSG di level 5.784 dan 5.594, sementara resistance berada pada level 6.286 dan 6.459.

Artikel Terkait