Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup dengan penurunan sebesar 0,86% pada level 6.394 dalam perdagangan yang berlangsung pada hari Rabu (19/8). Dalam sesi perdagangan tersebut, tercatat 238 saham mengalami penguatan, sementara 363 saham mengalami koreksi, dan 188 saham lainnya tidak mengalami perubahan harga.
Data dari Bursa Efek Indonesia (BEI) menunjukkan bahwa total nilai transaksi saham hari ini mencapai Rp 14,28 triliun dengan volume perdagangan sebesar 36,01 miliar saham dan frekuensi transaksi sebanyak 2,20 juta kali. Kapitalisasi pasar IHSG hingga sore ini tercatat sebesar Rp 11.269 triliun.
Penurunan Saham BYAN dan JARR
Saham PT Bayan Resources Tbk (BYAN), yang dimiliki oleh Low Tuck Kwong, serta saham PT Jhonlin Agro Raya Tbk (JARR), milik Andi Syamsuddin Arsyad atau Haji Isam, mengalami penurunan yang cukup signifikan. Saham BYAN ditutup merosot 9,41% menjadi Rp 15.650, sedangkan JARR tergerus 5,18% menjadi Rp 2.380. Penurunan harga saham kedua perusahaan tersebut terjadi setelah manajemen BYAN membantah adanya rumor mengenai rencana akuisisi oleh Haji Isam melalui JARR.
Jenny Quantero, Sekretaris Perusahaan Bayan Resources, menyatakan bahwa pihaknya tidak mengetahui adanya rencana pengambilalihan atau akuisisi sekitar 62,2% saham BYAN oleh Haji Isam atau pihak-pihak yang terafiliasi. “Namun pemegang saham pengendali BYAN telah menyampaikan kepada kami bahwa dari waktu ke waktu, sebagai investor Haji Isam dapat saja mempertimbangkan berbagai kesempatan dan peluang untuk memaksimalkan investasi mereka di BYAN,” ungkap Jenny dalam keterbukaan informasi BEI pada Selasa (18/8).
Pergerakan Sektor dan Indeks Asia
Dari sebelas sektor yang terdaftar di BEI, sembilan sektor menunjukkan penurunan. Sektor bahan baku mencatat penurunan terbesar dengan angka 1,21%. Salah satu saham di sektor ini, PT Aneka Tambang Tbk (ANTM), mengalami penurunan sebesar 2,26% menjadi Rp 3.030.
Di bursa saham Asia, mayoritas indeks juga menunjukkan penurunan. Indeks Nikkei mencatat penurunan sebesar 3,16%, Straits Times turun 0,13%, dan Shanghai Composite tergelincir 2,40%. Namun, indeks Hang Seng mengalami sedikit kenaikan sebesar 0,09%.