Tim nasional Inggris akan bertanding melawan Meksiko di babak 16 besar Piala Dunia 2026. Pertandingan ini akan berlangsung di Stadion Azteca, Mexico City, yang dikenal memiliki ketinggian sekitar 2.240 meter di atas permukaan laut. Kondisi ini menjadi tantangan tersendiri bagi para pemain, terutama dalam hal adaptasi fisik.
Manajer tim Inggris, Thomas Tuchel, menyatakan, "Ketinggian akan menjadi kerugian besar karena kami tidak dapat beradaptasi secara fisik dengan kondisi tersebut." Ia menambahkan, "Ini memakan terlalu banyak waktu. Kami hanya punya tiga hari di antara pertandingan-pertandingan ini. Secara fisik, mustahil untuk beradaptasi dengan ketinggian."
Risiko Penyakit Ketinggian
Ketinggian yang signifikan sering kali menyebabkan masalah kesehatan, termasuk penyakit ketinggian. Penelitian menunjukkan bahwa berada di ketinggian sekitar 2.195 meter dapat memicu gejala yang dikenal sebagai altitude sickness. Menurut Cleveland Clinic, altitude sickness, atau dalam istilah medis disebut Acute Mountain Sickness (AMS), adalah kumpulan gejala yang muncul ketika tubuh tidak mendapatkan cukup oksigen saat berada di dataran tinggi.
Semakin tinggi seseorang berada, semakin tipis atmosfer yang dihirup, sehingga jumlah oksigen yang tersedia menjadi lebih sedikit. Hal ini dapat memengaruhi performa atlet, yang mungkin akan mengalami peningkatan frekuensi pernapasan pada menit-menit awal sebagai respons terhadap kurangnya oksigen.
Jenis-Jenis Penyakit Ketinggian
Penyakit ketinggian dapat dibagi menjadi tiga kategori: Acute Mountain Sickness (AMS), yang merupakan bentuk paling ringan dan umum; High Altitude Pulmonary Edema (HAPE), yang terjadi ketika cairan mengisi paru-paru dan dapat berakibat fatal; serta High Altitude Cerebral Edema (HACE), yang merupakan bentuk paling parah yang menyebabkan pembengkakan otak.
Dengan berbagai risiko yang ada, timnas Inggris diharapkan dapat mempersiapkan diri dengan baik sebelum menghadapi Meksiko di Stadion Azteca pada Piala Dunia 2026 mendatang.