Ekonomi

Investor Asing Menguasai 12,7 Persen Saham BIPI

PT Astrindo Nusantara Infrastruktur Tbk (BIPI) mengumumkan perubahan dalam struktur pemegang sahamnya, di mana CGS International Securities Mauritius Ltd kini menjadi pemegang saham baru dengan kepemi...

D
Darma Yudhistira
16 May 2026 9 pembaca
Investor Asing Menguasai 12,7 Persen Saham BIPI
CGS International tercatat menjadi pemegang saham baru BIPI dengan kepemilikan lebih dari 8 miliar saham. (Foto: Dok. Astrindo)

PT Astrindo Nusantara Infrastruktur Tbk (BIPI) telah melaporkan adanya perubahan dalam struktur pemegang saham melalui laporan bulanan registrasi pemegang efek per April 2026. Dalam keterbukaan informasi yang diumumkan, CGS International Securities Mauritius Ltd tercatat sebagai pemegang saham baru dengan kepemilikan mencapai 8,095 miliar saham, yang setara dengan 12,7 persen.

Dengan masuknya CGS, komposisi pemegang saham yang memiliki lebih dari lima persen mengalami perubahan dibandingkan dengan posisi bulan sebelumnya. Corporate Secretary BIPI, Kurniawati Budiman, menyatakan bahwa PT Bakrie Capital Indonesia juga meningkatkan kepemilikan sahamnya menjadi 4,287 miliar saham atau 6,73 persen, naik dari sebelumnya sekitar 3,822 miliar saham atau 6 persen. Sementara itu, PT Indotambang Perkasa tetap menjadi pemegang saham pengendali dengan kepemilikan 12,352 miliar saham, yang setara dengan 19,39 persen, tanpa ada perubahan dari periode sebelumnya.

Perubahan Free Float dan Jumlah Pemegang Saham

Perubahan dalam struktur kepemilikan ini berdampak pada komposisi free float saham BIPI. Dalam laporan registrasi efek bulanan, jumlah saham free float tercatat turun menjadi 27,09 miliar saham, dari sebelumnya 29,89 miliar saham. Persentase free float juga mengalami penurunan menjadi 42,53 persen, dibandingkan dengan 46,92 persen sebelumnya.

Jumlah pemegang saham BIPI juga menunjukkan penurunan selama bulan April 2026. Perseroan mencatat bahwa jumlah pemegang saham berbasis SID turun menjadi 71.416 investor, dari 80.364 investor pada bulan sebelumnya. Berdasarkan laporan dari Biro Administrasi Efek PT Ficomindo Buana Registrar, kepemilikan investor asing mencapai 17,75 miliar saham atau sekitar 27,86 persen dari total saham yang beredar, sedangkan kepemilikan investor domestik mencapai 45,95 miliar saham atau setara dengan 72,13 persen.

Informasi Saham dan Kepemilikan Direksi

Dokumen registrasi saham menunjukkan bahwa total saham BIPI yang ditempatkan dan disetor penuh mencapai 63,71 miliar saham. Dari jumlah tersebut, pemegang saham dengan kepemilikan di atas lima persen menguasai sekitar 24,73 miliar saham atau 38,82 persen. Di sisi lain, laporan mengenai kepemilikan saham oleh direksi dan komisaris menunjukkan bahwa Direktur Wong Michael memiliki 1,57 juta saham BIPI, yang setara dengan nol persen dari total saham yang beredar. Sementara itu, komisaris dan direksi lainnya tidak memiliki saham di perseroan.

Dalam dokumen keterbukaan informasi, manajemen BIPI menegaskan bahwa seluruh informasi dalam laporan bulanan registrasi pemegang efek telah disusun dengan lengkap dan benar, serta tidak mengandung informasi material yang menyesatkan. Perubahan komposisi kepemilikan saham ini terjadi di tengah meningkatnya aktivitas transaksi BIPI yang mulai mendapatkan perhatian pasar kembali. Hingga saat ini, belum ada penjelasan lebih lanjut dari perseroan mengenai latar belakang masuknya CGS International Securities Mauritius Ltd sebagai pemegang saham baru.

Artikel Terkait