🔴 Breaking
ZYRX Mendapatkan Pembiayaan Sebesar Rp178,8 Miliar dari Bank Permata Prabowo Sampaikan Permohonan Maaf atas Upaya Pencak Silat Masuk Olimpiade yang Belum Terwujud Pendaftaran UIN Jakarta 2026: Jalur Non Tes dengan Nilai SNBT Dividen Rp45 per Saham, Investor ARNA Dapat Keuntungan Menarik Livin' oleh Mandiri Luncurkan Fitur QR Internasional di Korea Selatan Bahlil: Kenaikan Harga BBM Nonsubsidi Masih Dalam Pertimbangan Inovasi Deteksi Penyakit Kucing: Dosen Universitas Brawijaya Kembangkan Kit Deteksi Panleukopenia BRI Umumkan Pembagian Dividen Menggembirakan, DPR Catat Angka Mencapai 92 Persen Kementerian Pertanian Tetapkan Harga Kedelai Acuan di Rp11.500 per Kg untuk Stabilitas Pasar Pendaftaran UTBK SNBT 2026: Download Kartu Peserta Mulai Besok ZYRX Mendapatkan Pembiayaan Sebesar Rp178,8 Miliar dari Bank Permata Prabowo Sampaikan Permohonan Maaf atas Upaya Pencak Silat Masuk Olimpiade yang Belum Terwujud Pendaftaran UIN Jakarta 2026: Jalur Non Tes dengan Nilai SNBT Dividen Rp45 per Saham, Investor ARNA Dapat Keuntungan Menarik Livin' oleh Mandiri Luncurkan Fitur QR Internasional di Korea Selatan Bahlil: Kenaikan Harga BBM Nonsubsidi Masih Dalam Pertimbangan Inovasi Deteksi Penyakit Kucing: Dosen Universitas Brawijaya Kembangkan Kit Deteksi Panleukopenia BRI Umumkan Pembagian Dividen Menggembirakan, DPR Catat Angka Mencapai 92 Persen Kementerian Pertanian Tetapkan Harga Kedelai Acuan di Rp11.500 per Kg untuk Stabilitas Pasar Pendaftaran UTBK SNBT 2026: Download Kartu Peserta Mulai Besok
Nasional

Iran Siap Menghadapi Pasukan AS, Mengancam dengan Serangan Laut yang Mematikan

Iran mengancam akan menyerang pasukan AS dengan serangan laut yang mematikan jika mereka memasuki perairan Iran.

Indriani Atmaja

Penulis

30 March 2026
7 kali dibaca
Iran Siap Menghadapi Pasukan AS, Mengancam dengan Serangan Laut yang Mematikan

Iran baru-baru ini mengeluarkan pernyataan yang cukup menghebohkan, yaitu bahwa mereka akan menjadikan tentara AS sebagai "santapan ikan hiu" jika mereka berani memasuki perairan Iran. Pernyataan ini tentu saja membuat dunia internasional menjadi waspada, karena konflik antara Iran dan AS telah berlangsung selama beberapa tahun terakhir.

Menurut sumber-sumber militer Iran, mereka telah mempersiapkan serangan laut yang mematikan jika pasukan AS berani memasuki perairan mereka. Mereka juga mengklaim bahwa mereka memiliki kemampuan untuk menenggelamkan kapal-kapal perang AS dengan mudah, sehingga pasukan AS akan menjadi "santapan ikan hiu" di perairan Iran.

Seorang pejabat militer Iran mengatakan, "Kami tidak akan ragu-ragu untuk menyerang pasukan AS jika mereka memasuki perairan kami. Kami telah mempersiapkan segala sesuatu untuk menghadapi mereka, dan kami yakin bahwa kami dapat mengalahkan mereka dengan mudah." Pernyataan ini tentu saja membuat AS menjadi waspada, karena mereka tahu bahwa Iran memiliki kemampuan militer yang cukup kuat.

AS telah beberapa kali mengeluarkan pernyataan bahwa mereka akan melindungi kepentingan mereka di Timur Tengah, termasuk di perairan Iran. Namun, pernyataan Iran bahwa mereka akan menyerang pasukan AS dengan serangan laut yang mematikan telah membuat situasi menjadi semakin tegang.

Seorang analis militer mengatakan, "Situasi ini sangat berbahaya, karena kedua negara memiliki kemampuan militer yang cukup kuat. Jika terjadi konflik, maka akan menjadi sangat sulit untuk diprediksi apa yang akan terjadi." Oleh karena itu, dunia internasional harus sangat waspada dan berusaha untuk mencegah konflik antara Iran dan AS.

Pemerintah AS telah mengeluarkan pernyataan bahwa mereka akan terus melindungi kepentingan mereka di Timur Tengah, termasuk di perairan Iran. Namun, mereka juga mengatakan bahwa mereka tidak ingin terlibat dalam konflik dengan Iran, karena hal ini dapat menyebabkan kerugian yang besar bagi kedua negara.

Di sisi lain, Iran juga telah mengeluarkan pernyataan bahwa mereka tidak ingin terlibat dalam konflik dengan AS, karena mereka tahu bahwa hal ini dapat menyebabkan kerugian yang besar bagi mereka. Namun, mereka juga mengatakan bahwa mereka tidak akan ragu-ragu untuk menyerang pasukan AS jika mereka memasuki perairan mereka.

Oleh karena itu, situasi antara Iran dan AS masih sangat tegang, dan dunia internasional harus sangat waspada untuk mencegah konflik antara kedua negara. Kita harus menunggu dan melihat apa yang akan terjadi selanjutnya, karena situasi ini sangat tidak pasti.

Artikel Terkait

Sumber: www.inews.id