Aisyah Thisia Agustiar, yang merupakan istri dari Gubernur Kalimantan Tengah, mengungkapkan perasaannya dalam sebuah forum pengajian Menata Hati yang berlangsung di Palangka Raya. Namun, curahan hatinya itu justru memicu reaksi negatif dari warganet yang menganggapnya tidak menunjukkan empati di tengah bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda daerah tersebut.
Polemik ini bermula dari sebuah unggahan yang berisi ucapan selamat ulang tahun dari Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kalteng kepada Aisyah, yang muncul saat kabut asap menyelimuti wilayah tersebut. Video Aisyah saat mengikuti forum pengajian itu kemudian beredar luas di media sosial dan menarik perhatian banyak orang.
Kritik dari Warganet
Di dalam forum tersebut, Aisyah terlihat menyampaikan kesedihan dan berbagai masalah yang ia hadapi kepada Ustaz A Hilman Fauzi. Ia juga mempertanyakan sikap orang-orang yang mudah menghakimi tanpa memahami sepenuhnya kehidupan dan kondisi orang lain. Pernyataan ini muncul di tengah sorotan publik yang meningkat akibat unggahan ucapan selamat ulang tahun yang dianggap tidak sensitif.
Banyak warganet yang mengkritik dan mempertanyakan bagaimana pejabat dan keluarganya dapat menunjukkan rasa empati terhadap masyarakat yang sedang mengalami kesulitan. Salah satu komentar menyinggung isi pengajian dengan menanyakan, “Kenapa nggak nanya ‘apa hukumnya bersenang-senang di atas penderitaan rakyat, Ustaz?’”
Dukungan di Tengah Kritikan
Selain kritik, terdapat juga beberapa komentar positif yang mendukung Aisyah dan suaminya. Seorang pengguna media sosial menulis, “Beliau orang baik, kerja keras suaminya sangat nyata bagi masyarakat Kalteng. Sehat selalu ibu dan bapak, kami masyarakat mendoakan dan mendukungmu selalu.”
Di tengah berbagai tanggapan yang muncul, situasi ini menunjukkan betapa pentingnya komunikasi dan empati dari para pemimpin kepada masyarakat, terutama dalam masa-masa sulit seperti yang dialami oleh warga Kalteng saat ini.