Hiburan

Tanggapan Warganet Indonesia atas Sindiran Ekonomi dari Malaysia

Warganet Malaysia mengkritik kondisi ekonomi Indonesia dan mendoakan Prabowo Subianto menjabat sebagai presiden selamanya, yang memicu reaksi dari netizen Indonesia.

D
Darma Yudhistira
01 September 2026 5 pembaca
suara.com Sumber: suara.com
Presiden Prabowo Subianto saat membuka Muktamar ke-35 NU di Jombang, Kamis (27/8/2026). [Suara.com/dok]
Presiden Prabowo Subianto saat membuka Muktamar ke-35 NU di Jombang, Kamis (27/8/2026). [Suara.com/dok]

Warganet dari Malaysia baru-baru ini memberikan komentar yang menyindir kondisi ekonomi Indonesia dan berharap Prabowo Subianto menjadi presiden selamanya. Unggahan ini memicu reaksi keras dari netizen Indonesia yang merasa tidak setuju dengan doa tersebut. Perselisihan di media sosial ini berawal dari komentar warganet Indonesia mengenai perayaan Kemerdekaan Malaysia pada bulan Agustus lalu.

Kejadian ini dimulai dari sebuah postingan di akun Thread fadquadra, di mana pemilik akun tersebut menilai bahwa netizen Indonesia terlalu berlebihan dalam mengkritik Malaysia. Ia juga melontarkan sindiran mengenai keadaan ekonomi Indonesia dengan menyatakan, “Seronok betul netizen Indonesia kutuk kemerdekaan Malaysia. Dasar negara miskin, rupiah kertas takde nilai.” Selain itu, ia menambahkan harapan agar Prabowo Subianto dapat menjabat sebagai presiden Indonesia selamanya dengan kalimat, "Semoga Prabowo jadi presiden Indonesia selamanya," yang langsung mendapatkan perhatian luas dan reaksi dari warganet Indonesia.

Reaksi Warganet Indonesia

Alih-alih terprovokasi oleh komentar mengenai kemiskinan dan nilai rupiah, banyak netizen Indonesia yang lebih menyoroti doa agar Prabowo menjabat seumur hidup. Salah satu pengguna media sosial dari Indonesia menanggapi dengan nada humor, “Kami masih terima ya kau kata kami miskin, tapi kami ga terima kau suruh bowo jadi presiden selamanya.” Komentar serupa juga disampaikan oleh pengguna lainnya yang menekankan bahwa meskipun mereka bisa menerima hinaan, tetapi permohonan agar Prabowo menjadi presiden selamanya adalah hal yang tidak bisa diterima. “Kau hina kami diam, kau maki pun kami diam, kau kata kami miskin pun kami diam, tapi kau kata bowo presiden selamanya, KAMI AKAN LAWAN,” tulisnya.

Komentar Selebriti dan Latar Belakang Perseteruan

Artis Hesti Purwadinata juga ikut memberikan komentar di unggahan tersebut, mengekspresikan ketidaksetujuannya terhadap sindiran yang dilontarkan. Ia menulis, “Siapaaa netijen indo yg beraniii beraninya kutuk kutuk malaysiaa ngajak beranteminn nihh, ampunn ya kawann jgn doain yg aneh aneh yaa.. lop u malaysia.”

Perselisihan ini berakar dari komentar netizen Indonesia terkait perayaan Hari Kemerdekaan Malaysia yang jatuh pada 31 Agustus. Sebelumnya, insiden saling ejek atau parodi lambang negara antara netizen kedua negara sering kali dipicu oleh provokasi di media sosial, seperti insiden parodi lagu kebangsaan yang pernah menimbulkan ketegangan di dunia maya.

Artikel Terkait