Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri mengumumkan bahwa provinsi dengan jumlah kelahiran tertinggi sepanjang tahun 2026 adalah Jawa Barat, sedangkan Jawa Timur mencatat angka kematian tertinggi. Pengumuman ini disampaikan oleh Direktur Jenderal Dukcapil Kemendagri, Teguh Setyabudi, dalam acara Rakornas Dukcapil dan Rilis Data Kependudukan yang berlangsung di Hotel Bidakara, Jakarta, pada Senin, 3 Agustus 2026.
Provinsi dan Kabupaten dengan Kelahiran Tertinggi
Teguh Setyabudi menjelaskan bahwa terdapat lima provinsi dan kabupaten/kota yang mencatat angka kelahiran tertinggi di Indonesia. Provinsi tersebut meliputi Jawa Barat, Jawa Timur, Jawa Tengah, Banten, dan Sulawesi Selatan. Sementara itu, untuk tingkat kabupaten/kota, yang memiliki angka kelahiran tertinggi adalah Kabupaten Bogor, Kabupaten Bandung, Surabaya, Kabupaten Bekasi, dan Tangerang.
Data Kematian dan Jumlah Penduduk
Selain itu, Teguh juga memaparkan lima provinsi dan kabupaten/kota dengan angka kematian tertinggi selama tahun 2026. Provinsi yang mencatat angka kematian tertinggi adalah Jawa Timur, diikuti oleh Jawa Tengah, Jawa Barat, Sumatra Barat, dan DKI Jakarta. Untuk tingkat kabupaten/kota, Jember, Kabupaten Bogor, Kabupaten Malang, Kota Surabaya, dan Jakarta Timur menempati posisi teratas.
Dalam kesempatan yang sama, Teguh merilis data mengenai jumlah penduduk Indonesia pada semester pertama tahun 2026. Ia menyebutkan bahwa total penduduk Indonesia mencapai lebih dari 290 juta jiwa, dengan angka tepatnya adalah 290.125.073 jiwa pada 30 Juni 2026. Angka ini menunjukkan peningkatan sekitar 1,8 juta jiwa dibandingkan dengan data pada semester kedua tahun 2025.
Dari segi jenis kelamin, jumlah penduduk laki-laki masih lebih banyak dibandingkan perempuan. Pada semester pertama 2026, jumlah penduduk laki-laki tercatat sebanyak 146.402.289 jiwa (50,48 persen), sementara jumlah penduduk perempuan mencapai 143.722.784 jiwa (49,54 persen). Teguh menambahkan, "Mengalami peningkatan kurang lebih 1,8 juta dibandingkan dengan semester II tahun 2025. Masih seperti yang lalu, jumlah laki-laki lebih banyak daripada perempuan. Laki-laki jumlahnya dua juta lebih banyak ketimbang perempuan."
Dalam paparan Menteri Dalam Negeri, Muhammad Tito Karnavian, disebutkan bahwa persentase jumlah penduduk di Pulau Jawa mencapai 55,73 persen, diikuti oleh Pulau Sumatra sebesar 21,92 persen, Pulau Sulawesi 7,36 persen, Pulau Kalimantan 6,22 persen, Bali dan Nusa Tenggara 5,57 persen, Papua 2,02 persen, dan Maluku 1,18 persen.
Adapun provinsi dengan jumlah penduduk terbesar hingga terkecil adalah sebagai berikut: Provinsi dengan jumlah penduduk terbesar adalah Jawa Barat dengan 52.592.678 jiwa, diikuti oleh Jawa Timur dengan 42.404.003 jiwa, dan Jawa Tengah dengan 38.748.326 jiwa. Sementara itu, provinsi dengan jumlah penduduk terkecil adalah Papua Barat dengan 597.084 jiwa, Papua Selatan 600.476 jiwa, dan Papua Barat Daya 638.647 jiwa.