Joan Laporta, yang menjabat sebagai Presiden Barcelona, menarik perhatian publik setelah menjalani prosedur medis untuk mengatasi aritmia. Setelah menjalani operasi, Laporta mengonfirmasi bahwa ritme jantungnya kini telah kembali normal. "Semuanya berjalan lancar. Aritmia saya telah pulih. Jantung saya berdetak teratur lagi," tulisnya di media sosial.
Aritmia dan Prosedur Penanganannya
Aritmia merupakan gangguan pada irama jantung yang dapat menyebabkan detak jantung menjadi terlalu cepat, lambat, atau tidak teratur. Terdapat berbagai metode penanganan untuk kondisi ini, mulai dari penggunaan obat, pemasangan alat pacu jantung, hingga ablasi kateter.
Peluang Kambuh Pasca Operasi
Menurut dr. Simon Salim, seorang spesialis penyakit dalam dengan subspesialisasi kardiovaskular dari Brawijaya Hospital, aritmia yang telah dioperasi masih berpotensi untuk kambuh. Ia menjelaskan, "Bisa karena dianya sembuh lagi. Fokus aritmia yang sudah kami coba terapi, kita tindakan prosedur hancurkan, kami matikan, padamkan lah listriknya. Namanya jantung, ia hidup kan masih bisa sembuh lagi." Selain itu, dr. Simon juga menambahkan bahwa kambuhnya aritmia bisa terjadi di lokasi yang berbeda, meskipun titik awalnya sudah diatasi. "Atau yang kedua kambuhnya di tempat lain, jadi tempat yang titik itu (awal) sudah padam, tapi di titik lain dia muncul lagi yang baru," jelasnya.
Ketika aritmia kambuh atau muncul di lokasi baru, dr. Simon menyatakan bahwa kondisi tersebut bisa jadi lebih parah atau tidak. Hal ini menimbulkan kekhawatiran bagi banyak orang mengenai kesehatan jantung setelah menjalani operasi.