Kemacetan yang signifikan terjadi di berbagai ruas jalan di Jakarta Timur setelah berakhirnya libur panjang Kenaikan Isa Almasih dan akhir pekan. Salah satu titik yang paling parah terpantau di Jalan Basuki Rahmat, Jatinegara, di mana ribuan kendaraan, baik roda dua maupun roda empat, mengalami perlambatan yang cukup drastis sejak pagi.
Di Jalan Basuki Rahmat, kecepatan kendaraan hanya berkisar antara 10 hingga 20 kilometer per jam. Beberapa kali arus lalu lintas terhenti total akibat tingginya volume kendaraan yang melintas. Kepadatan lalu lintas ini didominasi oleh para pekerja yang kembali menuju kawasan perkantoran di Jakarta Selatan dan Jakarta Pusat setelah menikmati libur panjang.
Aktivitas Kembali Normal
Setelah beberapa hari berlibur, warga kembali memulai rutinitas mereka, termasuk bekerja, bersekolah, dan kuliah secara bersamaan. Salah satu pengendara motor, Hudzaifah (28), yang melintas di Jalan Basuki Rahmat mengungkapkan, “Iya, karena semua serentak sudah kembali beraktivitas, ada yang kerja, sekolah, kuliah. Saya mau berangkat kerja.”
Beberapa pengendara lainnya juga mengaku telah berangkat lebih awal untuk menghindari kemacetan, namun tingginya mobilitas masyarakat tetap menyebabkan kemacetan yang sulit dihindari. “Saya berangkat udah lebih pagi ini biar enggak terlalu kejebak macet, tapi ya mau gimana lagi, namanya hari ini udah kembali normal jadi pasti kena macet,” ungkap Yudha (36), seorang pengendara motor.
Kepadatan di Ruas Jalan Lain
Kemacetan tidak hanya terjadi di Jalan Basuki Rahmat, tetapi juga terlihat di Jalan Raya Kalimalang, Jatinegara, Jakarta Timur, di mana antrean kendaraan mengular cukup panjang. Sebelumnya, lalu lintas di Jakarta sempat lengang selama libur Kenaikan Isa Almasih dan akhir pekan, ketika banyak warga memanfaatkan kesempatan itu untuk bepergian ke luar kota, sehingga volume kendaraan di ibu kota menurun secara signifikan.
Dengan berakhirnya masa liburan, aktivitas masyarakat kembali normal, dan lonjakan jumlah kendaraan pun tak terhindarkan, memicu kemacetan di sejumlah ruas jalan utama Jakarta sejak pagi. Di tengah situasi ini, petugas lalu lintas terlihat berjaga di berbagai persimpangan untuk mengurai antrean kendaraan dan memastikan arus lalu lintas tetap bergerak meskipun tersendat. Warga diimbau untuk mengatur waktu perjalanan dan memanfaatkan transportasi umum guna mengurangi kepadatan lalu lintas di ibu kota.