Ekonomi

Kepala BGN Menanggapi Desakan Hentikan Program MBG

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono menegaskan bahwa pihaknya tidak memiliki kewenangan untuk menghentikan program Makan Bergizi Gratis (MBG) meskipun ada desakan dari sejumlah pihak.

D
Dinda Mughni
23 July 2026 3 pembaca
Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono menegaskan tidak bisa menghentikan program Makan Bergizi Gratis (MBG). (Youtube/Sekretariat Presiden).
Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono menegaskan tidak bisa menghentikan program Makan Bergizi Gratis (MBG). (Youtube/Sekretariat Presiden).

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono menegaskan bahwa pihaknya tidak dapat menghentikan program Makan Bergizi Gratis (MBG) meskipun ada desakan dari berbagai pihak. Menurut Sudaryono, BGN tidak memiliki kewenangan untuk menghentikan salah satu program unggulan pemerintah tersebut.

Sudaryono juga menyatakan bahwa BGN terbuka untuk menerima kritik dan masukan dari berbagai pihak untuk memperbaiki pelaksanaan program MBG. "Kalau misalnya ada yang atas nama kritik kemudian kritiknya sama dengan misalnya hentikan atau bubarkan MBG bubarkan BGN, saya kira itu bukan kritik, bukan ranah kami untuk hentikan atau atau membubarkan BGN," ujarnya di kantor BGN, Jakarta Pusat, Rabu (22/7).

Ia menjelaskan bahwa program MBG sudah direncanakan oleh Presiden Prabowo Subianto jauh sebelumnya dan disampaikan saat masa kampanye. "Makan Bergizi adalah tender politiknya Presiden Prabowo, direncanakan jauh-jauh hari, disampaikan di momen kampanye, dan kemudian beliau terpilih jadi Presiden," kata Sudaryono.

Sudaryono tidak mempermasalahkan jika berbagai persoalan terkait MBG disebarluaskan di media sosial. Namun, ia meminta agar informasi yang disampaikan kepada publik benar-benar berdasarkan fakta dan bukan hoaks. Ia mengakui bahwa BGN dan MBG merupakan isu besar yang sering menjadi perhatian publik dan ramai dibicarakan di media sosial.

Ia menambahkan, "Saya se-viral apa pun enggak ada masalah, tapi saya ingin itu kemudian diberitakan atau diposting kebenaran. Kalau ada pelanggaran, itu memang ada kebenarannya." Sudaryono juga mengingatkan agar informasi terkait MBG yang disebarkan tidak berupa hoaks, fitnah, atau informasi yang sengaja dipelintir.

Sudaryono menegaskan bahwa saat ini BGN fokus untuk memperbaiki tata kelola program MBG dan memastikan penyediaan makanan bergizi serta aman bagi penerima manfaat, yang mencakup anak-anak, ibu hamil, ibu menyusui, hingga lanjut usia. MBG diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap perekonomian, terutama di wilayah perdesaan.

Artikel Terkait