Kesehatan

Ketenangan Erling Haaland: Meditasi yang Mengubah Permainannya

Erling Haaland menunjukkan ketenangan luar biasa saat bermain di Piala Dunia 2026, berkat latihan meditasi yang dilakukannya selama bertahun-tahun. Hal ini terlihat saat ia mencetak dua gol melawan Br...

D
Dinda Mughni
06 July 2026 21 pembaca
Momen Erling Haaland melakukan selebrasi 'Zen' (Foto: NurPhoto via Getty Images/NurPhoto)
Momen Erling Haaland melakukan selebrasi 'Zen' (Foto: NurPhoto via Getty Images/NurPhoto)

Jakarta - Penampilan tenang Erling Haaland di Piala Dunia 2026, meskipun menghadapi tekanan yang tinggi, bukanlah kebetulan. Ketenangannya merupakan hasil dari praktik meditasi yang telah ia jalani selama bertahun-tahun. Hal ini terlihat jelas ketika ia berhasil mencetak dua gol ke gawang Timnas Brasil di babak 16 besar. Meskipun merayakan gol tersebut, Haaland menunjukkan ekspresi yang minim dan tidak melakukan selebrasi yang berlebihan.

Pada pertandingan itu, Norwegia berhadapan dengan Brasil, salah satu tim favorit untuk meraih gelar juara Piala Dunia kali ini. Namun, Haaland berhasil tetap tenang dan menunjukkan performa yang baik di tengah tekanan tersebut.

Selebrasi Meditasi Haaland

Erling Haaland memiliki cara unik dalam merayakan golnya, yaitu dengan melakukan pose meditasi yang mirip dengan posisi lotus dalam yoga. Ia duduk bersila, meletakkan bagian belakang pergelangan tangannya di lutut, menyentuh ujung jari telunjuknya ke ibu jarinya, dan menutup matanya. "Saya sangat menikmati meditasi," ungkap Haaland, seperti yang dilaporkan oleh laman Premiere League. "Itu membuat saya merasa tenang dan memberi saya kedamaian. Itulah mengapa saya terkadang merayakan gol seperti itu," tambahnya.

Manfaat Meditasi bagi Kesehatan Mental

Menurut ESPN, dalam dunia olahraga yang sering kali didominasi oleh kekuatan fisik dan mental, Haaland menemukan kekuatan melalui meditasi. Ia bukanlah satu-satunya atlet yang mengandalkan praktik kuno ini, karena Cristiano Ronaldo, Mohamed Salah, dan Raheem Sterling juga mencari ketenangan pikiran melalui cara yang sama. Psikolog olahraga George Mumford, yang telah melatih banyak atlet untuk menjaga kesehatan mental sejak 1993, menerapkan teknik khusus untuk meningkatkan ketahanan mental dan fokus. "Di level tertinggi, Anda harus mampu menerima kecemasan dan ketidakpastian sehingga Anda dapat fokus pada apa yang terjadi saat itu dan mengabaikan gangguan," jelas Mumford.

Lebih lanjut, Mumford menekankan pentingnya latihan kontemplatif, seperti meditasi, dalam mengelola tekanan dan stres. "Melakukan latihan kontemplatif, seperti meditasi, akan membantu mengelola tekanan dan stres secara efektif serta menciptakan jarak antara stimulus dan respons, sehingga memungkinkan pengambilan keputusan yang lebih baik. Anda memiliki kekuatan untuk memilih respons Anda, daripada hanya bereaksi," tutupnya.

Artikel Terkait