Jakarta - Salah satu kepercayaan yang beredar di masyarakat mengenai kesehatan mata adalah fenomena kedutan. Banyak yang menganggap kedutan ini sebagai tanda akan datangnya rezeki, namun penjelasan medis menunjukkan bahwa hal tersebut tidaklah benar.
Dokter spesialis mata dari Mayapada Eye Centre, dr. Ucok P Pasaribu, SpM(K), menyatakan bahwa kedutan pada mata umumnya disebabkan oleh kelelahan. "Kedutan yang sering terjadi biasanya disebabkan oleh mata yang lelah, akibat terlalu lama membuka kelopak mata, kurang istirahat, dan waktu penggunaan layar yang berlebihan," ungkap dr. Ucok saat berbincang dengan detikcom dalam acara Health Talk di Jakarta Pusat pada Sabtu, 20 Juni 2026.
Penyebab Kedutan yang Perlu Diketahui
Lebih lanjut, dr. Ucok menjelaskan bahwa meskipun ada kondisi medis tertentu yang dapat menyebabkan kedutan, seperti gangguan pada saraf tepi, hal tersebut tergolong jarang terjadi. Ia menekankan pentingnya kesadaran akan kesehatan mata dan menyarankan agar orang-orang lebih memperhatikan waktu istirahat mata, terutama saat bekerja di depan layar komputer dalam waktu yang lama.
"Sebagai contoh, saat seseorang bekerja di depan laptop selama berjam-jam, sering kali mereka mengalami kedutan," jelasnya. "Kondisi ini biasanya terjadi karena kelelahan, kurang tidur, dan waktu penggunaan layar yang berlebihan, yang akhirnya menyebabkan kelopak mata bergetar," tambah dr. Ucok.
Kesadaran Kesehatan Mata
Dokter Ucok juga menambahkan, "Pasien yang datang dengan keluhan kedutan sering kali mengaku kurang tidur. Mereka bercanda, berharap bahwa kedutan ini berarti mereka akan mendapatkan uang, padahal sebenarnya itu hanya akibat dari kelelahan dalam mengejar tenggat waktu." Dengan penjelasan ini, diharapkan masyarakat dapat lebih memahami penyebab kedutan pada mata dan mengambil langkah-langkah untuk menjaga kesehatan mata mereka.