Nasional

Muzani: Ide KDMP Prabowo Terinspirasi dari Pemikiran Bung Hatta

Ketua MPR RI Ahmad Muzani menyatakan bahwa gagasan Presiden Prabowo Subianto tentang Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) banyak dipengaruhi oleh pemikiran Mohammad Hatta, proklamator dan Wakil Presiden p...

D
Darma Yudhistira
07 August 2026 27 pembaca
Muzani: Gagasan KDMP Prabowo Berangkat dari Pemikiran Bung Hatta
Muzani: Gagasan KDMP Prabowo Berangkat dari Pemikiran Bung Hatta

Jakarta, IDN Times - Ahmad Muzani, Ketua MPR RI, menjelaskan bahwa ide Presiden Prabowo Subianto mengenai Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) banyak terinspirasi oleh pemikiran besar dari Mohammad Hatta, yang dikenal sebagai Bung Hatta. Sebagai sosok yang dekat dengan Prabowo, Muzani menegaskan bahwa Presiden sering mendalami pemikiran dan karya-karya Bung Hatta, termasuk otobiografi, biografi, serta tulisan-tulisan dari Wongsonagoro. Karya-karya tersebut menunjukkan kepedulian Bung Hatta terhadap isu-isu ekonomi.

"Saya kira iya, betul. Artinya Pak Prabowo banyak menggeluti dari pemikiran Bung Hatta dan buku-buku Bung Hatta mendalami tentang hal itu," ungkap Muzani saat ditemui usai ziarah ke Makam Bung Hatta di TPU Tanah Kusir, Jakarta Selatan, pada Jumat (7/8/2026).

Pemikiran Bung Hatta dalam Perekonomian

Muzani melanjutkan bahwa dalam sidang-sidang BPUPKI, Bung Hatta aktif berdebat mengenai konsep pembangunan ekonomi Indonesia setelah merdeka. Pemikiran mengenai sistem perekonomian yang didasarkan pada asas kekeluargaan yang diusulkan dalam sidang tersebut merupakan gagasan dari Bung Hatta. "Dan Bung Hatta memperjuangkan itu sebagai sebuah cara bagaimana ekonomi bersama Indonesia, demokrasi ekonomi bisa berjalan. Dan akhirnya kita mengambil jalan koperasi," jelasnya.

Menurut Muzani, ide-ide Bung Hatta tentang perekonomian nasional masih sangat relevan dengan kondisi Indonesia saat ini dan tetap menjadi acuan bagi generasi sekarang. "Semangat, gelora, dan cita-cita pemikiran Bung Hatta tentang Indonesia masa depan masih terus kita pegang dan kita akan terus berusaha melakukan apa yang selama ini dilakukan oleh dalam pikiran-pikiran Mohammad Hatta," tambahnya.

Penghormatan kepada Bung Hatta

Muzani juga mengenang kontribusi Bung Hatta dalam sejarah kemerdekaan Indonesia, terutama bersama Presiden Soekarno. Ia mengingat jasa Bung Hatta dalam proses pengakuan kedaulatan Indonesia melalui Konferensi Meja Bundar (KMB) pada tahun 1949. "Mudah-mudahan ziarah hari ini menjadi bagian dari upaya kita untuk menghormati semua pemikiran para pendahulu bangsa kita, dan pemikiran-pemikiran yang dulu diberikan oleh beliau dan para pendiri bangsa lain menjadi sebuah keberkahan bagi masa depan bangsa Indonesia dan masa depan generasi-generasi yang akan datang," tuturnya.

Dalam kesempatan tersebut, Meutia Hatta, putri Bung Hatta, mengungkapkan rasa terkesan dengan kehadiran pimpinan MPR menjelang peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia. "Saya atas nama keluarga juga tadi mengatakan, ini baru pertama kalinya menjelang 17 Agustus kami datang ke sini untuk menerima Bapak-Bapak semua, pimpinan dan Ibu juga dari MPR. Dan ini sungguh sangat mengesankan bagi kami," kata Meutia.

Meutia juga mengingatkan berbagai peran Bung Hatta di luar jabatannya sebagai proklamator dan Wakil Presiden pertama RI. "Kalau Bung Hatta memang sebagai Bapak Koperasi, Bapak Perumahan Rakyat, pernah juga menjadi Ketua Umum PMI yang pertama, 16 September 1945. Beliau dan serangkaian lagi ya, kegiatannya yang cemerlang dari Bung Hatta," ungkapnya.

Artikel Terkait