Ekonomi

Pemerintah Siapkan Anggaran Tanggap Bencana NTT Hingga Rp 5 Triliun

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan bahwa pemerintah telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp 5 triliun untuk kebutuhan tanggap bencana di Nusa Tenggara Timur.

A
Agus Wigati
19 August 2026 19 pembaca
Ade Rosman
Ade Rosman

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menginformasikan bahwa pemerintah telah menganggarkan hingga Rp 5 triliun untuk menangani kebutuhan tanggap bencana. Pernyataan tersebut disampaikan Purbaya saat melakukan peninjauan di lokasi yang terdampak gempa berkekuatan 7,7 di Nusa Tenggara Timur (NTT).

Menurut Purbaya, dana tersebut akan dialokasikan melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). “Kalau itu (anggaran tanggap bencana) BNPB, kami sediakan cukup banyak. Harusnya sih kami bisa sediakan sampai Rp 5 triliun, ya, tapi kita akan tunggu permintaan dari BNPB seperti apa,” jelas Purbaya dalam keterangannya di NTT pada Rabu (19/8).

Pemantauan Penanganan Bencana

Lebih lanjut, Purbaya meminta agar pihak Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan (DJPK) Daerah Kemenkeu untuk terus memantau penanganan bencana tersebut. Ia juga menegaskan bahwa pemerintah pusat akan menyiapkan anggaran untuk daerah yang terkena dampak bencana alam. “Kami di pusat monitor terus keadaannya dan akan menyiapkan anggaran sesuai dengan yang dibutuhkan tentunya dengan persetujuan Bapak Presiden dan menunggu petunjuk Bapak Presiden,” tambahnya.

Di samping itu, Purbaya menyampaikan kepada para kepala daerah agar menggunakan anggaran yang telah ada terlebih dahulu. Jika ada kebutuhan tambahan, kepala daerah diminta untuk melapor kepada Menteri Keuangan. “Saya bilang ke Pak Bupati pakai dulu itu. Nanti kalau kurang, lapor ke kami, nanti kami lapor ke Bapak Presiden, nanti Pak Presiden pasti akan menyiapkan anggaran lebih untuk daerah yang terkena bencana,” ungkapnya.

Data Bantuan Bencana di NTT

Pemerintah Provinsi NTT melaporkan bahwa dana bantuan bencana yang telah masuk dan dikelola untuk penanganan tanggap darurat gempa bumi mencapai Rp 4,36 miliar hingga Selasa (18/8). Pelaksana Tugas Kepala Biro Administrasi Pimpinan Setda Provinsi NTT, Yohanes Abrianto Kore, menyatakan bahwa dana tersebut tercatat sebagai saldo rekening dana penampungan bencana Pemerintah Provinsi NTT.

“Saldo rekening dana penampungan bencana Pemerintah Provinsi NTT hingga 18 Agustus 2026 tercatat sebesar Rp4.359.200.000,” jelasnya. Ia menambahkan bahwa dana tersebut berasal dari berbagai pemerintah daerah dan sumbangan masyarakat untuk membantu penanganan bencana gempa bumi di NTT. Rinciannya mencakup bantuan dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur sebesar Rp 2,5 miliar, Pemerintah Provinsi Maluku Rp 1,5 miliar, serta sumbangan masyarakat umum yang mencapai Rp 359,2 juta.

Selain dukungan dana, Pemerintah Provinsi NTT melalui Posko Provinsi BPBD NTT juga terus menyalurkan bantuan logistik dan kebutuhan medis ke wilayah yang terdampak bencana.

Artikel Terkait