Nasional

Pemuda Melompat ke Kali Banjir Kanal Barat, Pencarian Masih Berlanjut

Seorang pemuda berusia 19 tahun melompat ke Kali Banjir Kanal Barat di Jakarta Barat setelah cekcok dengan kekasihnya. Hingga saat ini, upaya pencarian terhadapnya masih dilakukan oleh tim SAR.

E
Eira Orelia
03 August 2026 18 pembaca
Cekcok dengan Kekasih, Pemuda ini Lompat ke Kali BKB Belum Ditemukan
Cekcok dengan Kekasih, Pemuda ini Lompat ke Kali BKB Belum Ditemukan

Jakarta, IDN Times - Seorang pemuda berusia 19 tahun melompat ke dalam Kali Banjir Kanal Barat (BKB) yang terletak di Jalan Tanggul Banjir Kanal Barat, Kelurahan Grogol, Kecamatan Grogol Petamburan, Jakarta Barat pada Minggu, 2 Agustus 2026. Menurut Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Jakarta, Desiana Kartika Bahari, insiden ini terjadi setelah korban terlibat cekcok dengan kekasihnya dan kunci mobilnya terlempar ke sungai.

Desiana menjelaskan, "Korban kemudian melompat ke Kali BKB untuk mengambil kunci yang sebelumnya terlempar ke sungai. Saat berusaha berenang menuju tanggul, korban diduga tidak mampu melawan derasnya arus hingga akhirnya tenggelam." Pihak Basarnas bersama Potensi SAR segera melakukan pencarian terhadap korban yang diketahui bernama M. Tomul Adi Kurniawan, warga Jelambar Utama Sakti I, Kelurahan Wijaya Kusuma, Kecamatan Grogol Petamburan.

Upaya Pencarian yang Intensif

Desiana menambahkan bahwa warga setempat sempat mencoba memberikan bantuan dengan melemparkan alat bantu apung, namun sayangnya korban terbawa arus dan menghilang. Tim SAR melakukan penyisiran di sepanjang aliran Kali Banjir Kanal Barat menggunakan perahu karet, menjangkau sejauh kurang lebih 2 kilometer dari lokasi kejadian. "Pencarian juga dilakukan melalui pengamatan visual di sepanjang bantaran kali dengan radius yang sama," ujarnya.

Operasi Pencarian Dihentikan Sementara

Hingga saat ini, korban masih belum ditemukan, sehingga operasi pencarian dihentikan sementara dan akan dilanjutkan kembali pada Senin, 3 Agustus 2026, pagi. Desiana menyatakan bahwa pencarian akan dimaksimalkan dengan evaluasi hasil operasi pada hari kedua. "Tim SAR gabungan telah melaksanakan penyisiran di sepanjang aliran Kali Banjir Kanal Barat menggunakan perahu karet serta pengamatan melalui jalur darat. Hingga sore hari korban masih belum ditemukan, sehingga operasi kami hentikan sementara dan akan dilanjutkan kembali. Kami akan melakukan evaluasi terhadap area pencarian dan mengoptimalkan metode pencarian agar korban dapat segera ditemukan," tutup Desiana.

Artikel Terkait