Kesehatan

Pentingnya Menyusui Langsung: Anjuran dari Pakar Kesehatan Anak

Menyusui langsung masih dianggap sebagai metode terbaik untuk memberikan ASI kepada bayi, menurut pakar kesehatan. Hingga kini, belum ada bukti ilmiah yang mendukung keamanan dan manfaat dari produk b...

D
Dinda Mughni
08 August 2026 20 pembaca
Menyimpan ASI perah. Foto: Getty Images/Rolart Studio
Menyimpan ASI perah. Foto: Getty Images/Rolart Studio

Jakarta - Beberapa waktu lalu, muncul tren teknologi yang mengubah ASI (Air Susu Ibu) menjadi bubuk. Namun, para ahli mengingatkan bahwa hingga saat ini belum ada bukti legal dan ilmiah yang mendukung klaim tentang manfaat maupun keamanan produk tersebut. Dr. Naomi Esthernita Fauzia Dewanto, SpA, Subsp.Neo(K), yang menjabat sebagai Ketua Satgas ASI Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), menegaskan bahwa metode pemberian ASI yang paling dianjurkan adalah menyusui langsung atau Direct Breast Feeding (DBF).

Manfaat Menyusui Langsung

Menurut Dr. Naomi, menyusui langsung tidak hanya menjamin bahwa bayi mendapatkan nutrisi yang lengkap, tetapi juga memberikan berbagai keuntungan lainnya. Salah satu manfaat utama dari DBF adalah terjadinya bonding atau ikatan emosional antara ibu dan bayi. Selain itu, interaksi yang terjadi selama proses menyusui juga dapat merangsang perkembangan motorik dan sensorik otak bayi.

"Kalau memungkinkan, direct breast feeding adalah yang terbaik," tegas Dr. Naomi dalam perbincangan dengan detikcom, Jumat (7/8/2026).

Perbedaan ASI Bubuk dan HMF

Dr. Naomi juga menjelaskan pentingnya membedakan antara ASI bubuk dan Human Milk Fortifier (HMF), yang juga tersedia dalam bentuk bubuk. HMF digunakan dalam kondisi tertentu, seperti pada bayi prematur yang dirawat di NICU (Neonatus Intensive Care Unit) dan harus diawasi oleh dokter. "Jadi bayi-bayi kecil itu dengan ASI kalorinya tidak mencukupi, kita tambah dengan Human Milk Fortifier untuk menambah zat-zat tertentu sehingga pertumbuhannya optimal," jelasnya.

Dia menekankan bahwa HMF berbeda dengan ASI yang diubah menjadi bubuk, dan tidak seharusnya diperjualbelikan.

Dengan berbagai informasi ini, IDAI mengingatkan pentingnya menyusui langsung sebagai metode terbaik untuk memberikan ASI kepada bayi, serta perlunya pemahaman yang baik mengenai produk-produk yang tersedia di pasaran.

Artikel Terkait