Kesehatan

Penyebaran Hantavirus Meningkat, 23 Kasus Tercatat di 9 Provinsi

Kementerian Kesehatan RI melaporkan adanya 23 kasus hantavirus jenis seoul virus dalam tiga tahun terakhir, dengan DKI Jakarta menjadi daerah dengan jumlah kasus terbanyak.

V
Vina Maharani
08 May 2026 14 pembaca
Penyebaran Hantavirus Meningkat, 23 Kasus Tercatat di 9 Provinsi
Foto: Gavi

Jakarta - Dalam tiga tahun terakhir, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia mencatat sebanyak 23 kasus infeksi hantavirus jenis seoul virus. Dari total tersebut, tiga orang di antaranya dilaporkan meninggal dunia, sehingga tingkat kematian kasus (case fatality rate/CFR) mencapai 13 persen. Pada tahun 2026, terdapat tambahan lima kasus, sementara sisanya telah dinyatakan sembuh.

Sebaran Kasus di Berbagai Provinsi

Kasus hantavirus ini tersebar di sembilan provinsi, dengan DKI Jakarta mencatat jumlah kasus tertinggi. Berikut adalah rincian sebaran kasus di masing-masing wilayah:

  • Sumatera Barat: 1 kasus
  • Banten: 1 kasus
  • DKI Jakarta: 6 kasus
  • Jawa Barat: 5 kasus
  • Jawa Timur: 1 kasus
  • DIY: 6 kasus
  • NTT: 1 kasus
  • Kalimantan Barat: 1 kasus
  • Sulawesi Utara: 1 kasus

Risiko Penularan dan Kelompok Rentan

Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Publik, Aji Muhawarman, menjelaskan bahwa individu yang berisiko tinggi terpapar hantavirus adalah mereka yang bekerja di sektor kebersihan, pertanian, konstruksi, pengendalian hama, serta pembersihan saluran. Mereka sering kali berinteraksi langsung dengan tikus, yang menjadi vektor penularan.

Penularan hantavirus dapat terjadi melalui gigitan, eksresi, dan sekresi dari hewan, termasuk saliva, urine, dan feses, serta melalui aerosol yang terhirup dari debu yang terkontaminasi. Meskipun demikian, Aji menegaskan bahwa hingga saat ini belum ada laporan tentang penularan hantavirus antar manusia di Indonesia, berbeda dengan kasus yang terjadi pada kapal pesiar mewah MV Hondius yang melibatkan jenis Andes virus.

Dengan meningkatnya jumlah kasus ini, penting bagi masyarakat untuk tetap waspada dan menerapkan langkah-langkah pencegahan yang sesuai.

Artikel Terkait