Kesehatan

Peran Susu Kental Manis dalam Pemenuhan Mikronutrien Sehari-hari

Susu kental manis (SKM) memiliki potensi untuk membantu memenuhi kebutuhan mikronutrien harian, asalkan dikonsumsi dengan bijak dan seimbang.

A
Adhe Dharma
31 July 2026 23 pembaca
Ilustrasi susu kental manis (Foto: Getty Images/Akkalak)
Ilustrasi susu kental manis (Foto: Getty Images/Akkalak)

Jakarta - Susu kental manis (SKM) dikenal karena rasa manis dan teksturnya yang creamy. Di balik karakteristik tersebut, SKM mengandung sejumlah vitamin dan mineral yang dapat membantu memenuhi kebutuhan mikronutrien harian jika dikonsumsi sesuai dengan anjuran. Mikronutrien ini berasal dari susu sebagai bahan dasar serta penambahan vitamin dan mineral sesuai dengan formulasi produk.

Mikronutrien adalah zat gizi yang diperlukan tubuh dalam jumlah kecil, namun memiliki peran krusial dalam mendukung berbagai fungsi tubuh. Vitamin dan mineral berkontribusi pada pertumbuhan, metabolisme, daya tahan tubuh, serta kesehatan tulang. Karena tubuh tidak dapat memproduksi mikronutrien dalam jumlah yang cukup, maka asupan dari makanan dan minuman yang bervariasi setiap hari sangat penting.

Kandungan Mikronutrien dalam SKM

SKM bukanlah pengganti susu atau satu-satunya sumber gizi, tetapi tetap mengandung berbagai mikronutrien yang penting untuk fungsi tubuh. Kandungan ini berasal dari susu segar serta tambahan vitamin dan mineral sesuai formulasi masing-masing produk. Secara umum, SKM mengandung vitamin A, D, B1, B2, B3, B6, B12, kalsium, fosfor, dan seng. Setiap mikronutrien memiliki fungsi yang berbeda dalam menjaga kesehatan.

Kalsium dan fosfor berperan dalam pembentukan serta pemeliharaan kekuatan tulang dan gigi, didukung oleh vitamin D yang membantu penyerapan kalsium dalam tubuh. Vitamin A penting untuk kesehatan mata dan mendukung sistem kekebalan tubuh. Sementara itu, vitamin B kompleks berfungsi dalam mengubah karbohidrat, protein, dan lemak menjadi energi. Vitamin B12 juga berkontribusi pada pembentukan sel darah merah dan mendukung fungsi saraf. Seng berperan dalam menjaga daya tahan tubuh, membantu pertumbuhan, serta mendukung proses penyembuhan luka.

Dengan adanya berbagai vitamin dan mineral tersebut, SKM dapat menjadi salah satu sumber tambahan mikronutrien dalam pola makan sehari-hari. Namun, penting untuk memenuhi kebutuhan vitamin dan mineral melalui konsumsi berbagai jenis pangan bergizi agar asupan zat gizi lebih lengkap.

Pentingnya Pola Makan Seimbang

Kontribusi vitamin dan mineral dari SKM harus dipahami sebagai bagian dari pola makan secara keseluruhan. Pemenuhan kebutuhan mikronutrien tidak hanya bergantung pada satu jenis pangan, melainkan berasal dari kombinasi berbagai makanan dan minuman yang dikonsumsi setiap hari. Pedoman Gizi Seimbang dari Kementerian Kesehatan menegaskan bahwa tidak ada satu jenis makanan yang dapat memenuhi seluruh kebutuhan zat gizi tubuh.

Konsumsi makanan yang beragam, termasuk makanan pokok, lauk pauk, sayuran, buah-buahan, serta pangan olahan yang mengandung vitamin dan mineral, saling melengkapi untuk membantu memenuhi kebutuhan gizi harian. SKM dapat menjadi salah satu sumber mikronutrien jika dikonsumsi sesuai takaran saji. Kontribusi terhadap Angka Kecukupan Gizi (AKG) untuk vitamin dan mineral tertentu dapat bervariasi pada setiap produk, tergantung pada formulasi yang digunakan.

Oleh karena itu, penting untuk membiasakan diri membaca Label Informasi Nilai Gizi pada kemasan untuk memilih produk dengan kandungan mikronutrien yang lengkap dan persentase yang tinggi terhadap AKG. Selain itu, daftar komposisi juga memberikan informasi mengenai bahan yang digunakan dalam suatu produk. Dengan memahami informasi pada kemasan, konsumen dapat membandingkan kandungan gizi antarproduk dengan lebih cermat.

Konsumsi SKM sebaiknya mengikuti takaran saji yang dianjurkan pada kemasan. Penggunaannya juga akan lebih optimal jika dipadukan dengan sumber makanan yang bervariasi, seperti sayuran, buah-buahan, dan minuman sesuai kebutuhan. Pola makan bergizi seimbang tetap menjadi kunci utama dalam memenuhi kebutuhan mikronutrien harian, di mana SKM dapat berfungsi sebagai pelengkap asupan vitamin dan mineral dari berbagai sumber pangan yang saling melengkapi setiap hari.

Artikel Terkait