Ekonomi

Pergerakan Beragam Wall Street, Dow Jones Menguat Berkat Kenaikan Saham Nvidia

Indeks bursa Wall Street di AS menunjukkan hasil yang bervariasi pada perdagangan Rabu, dengan Dow Jones mengalami kenaikan berkat laporan keuangan yang positif dan lonjakan saham Nvidia.

A
Ananta Prana
06 August 2026 31 pembaca
Karunia Putri
Karunia Putri

Indeks bursa Wall Street di Amerika Serikat menutup perdagangan pada hari Rabu (5/8) dengan hasil yang bervariasi. Dow Jones mengalami kenaikan didorong oleh laporan keuangan yang kuat serta lonjakan harga saham Nvidia.

Indeks Dow Jones Industrial Average bertambah 263,24 poin atau 0,49% dan mencapai level 54.349,12. Di sisi lain, S&P 500 mengalami penurunan sebesar 0,17% ke level 7.723,55, sementara Nasdaq Composite turun 0,83% dan ditutup di angka 26.363,44. Sentimen pasar tetap positif setelah Wall Street mencatatkan reli pada sesi sebelumnya.

Pada perdagangan hari Selasa (4/8), S&P 500 bahkan berhasil menembus level 7.700 untuk pertama kalinya, dan Dow Jones mencetak rekor penutupan tertinggi. "Semangat investor tampaknya benar-benar kembali dengan sangat kuat," ungkap seorang ahli strategi investasi dari Baird. Menurutnya, besarnya pergerakan indeks dalam beberapa hari terakhir adalah sesuatu yang jarang terjadi. Bahkan, pada Selasa lalu, ketiga indeks utama Wall Street mencatatkan kinerja terbaik dalam empat hari sejak April 2025.

Kenaikan Saham Nvidia dan Dampaknya

Salah satu faktor utama yang mendorong kenaikan Dow Jones adalah saham Nvidia yang melonjak lebih dari 3%. Kenaikan ini dipicu oleh pernyataan Elon Musk yang menyatakan bahwa SpaceX akan menggunakan prosesor Nvidia secara eksklusif untuk membangun infrastruktur komputasi kecerdasan buatan (AI). Dalam laporan kinerja keuangan SpaceX, Musk menyebut Nvidia sebagai penyedia komputer AI terbaik dan menegaskan bahwa perusahaannya akan mengandalkan teknologi Nvidia untuk pengembangan AI di masa depan.

Namun, di sisi lain, saham SpaceX justru mengalami penurunan lebih dari 13% setelah perusahaan roket tersebut merilis laporan keuangan kuartalan pertamanya sejak melantai di bursa pada bulan Juni. Perusahaan melaporkan belanja modal (capital expenditure/capex) yang melonjak enam kali lipat menjadi US$ 18,4 miliar pada kuartal kedua, melebihi ekspektasi analis. Sebagian besar dana tersebut digunakan untuk investasi di bidang AI.

Pergerakan Saham dan Harga Minyak

Sementara itu, saham produsen chip Advanced Micro Devices (AMD) merosot 7% meskipun laba yang disesuaikan sedikit melampaui ekspektasi pasar. Sentimen positif di pasar juga didukung oleh harapan untuk tercapainya kesepakatan antara AS dan Iran mengenai pembukaan kembali jalur pelayaran di Selat Hormuz. Harga minyak pun bergerak relatif stabil, di mana kontrak berjangka minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman bulan September ditutup turun 0,73% ke level US$ 75,22 per barel. Sementara itu, kontrak berjangka minyak Brent untuk pengiriman bulan Oktober mengalami kenaikan tipis sebesar 0,11% menjadi US$ 79,45 per barel.

Artikel Terkait