Kesehatan

Perjuangan Joe Biden Melawan Kanker Prostat yang Telah Menyebar ke Tulang

Joe Biden, mantan Presiden Amerika Serikat, kini berjuang melawan kanker prostat agresif yang telah menyebar ke bagian tubuh lainnya. Kesehatannya menjadi perhatian dunia, terutama setelah pengumuman...

E
Eko Prasetyo
10 August 2026 12 pembaca
Kondisi eks Presiden AS Joe Biden. (Foto: via REUTERS/Tom Brenner)
Kondisi eks Presiden AS Joe Biden. (Foto: via REUTERS/Tom Brenner)

Joe Biden, yang pernah menjabat sebagai Presiden Amerika Serikat, saat ini sedang berjuang melawan kanker prostat yang agresif. Penyakit yang dideritanya menjadi sorotan global, terutama setelah terungkap bahwa kanker tersebut telah menyebar ke bagian tubuh lainnya. Berikut adalah perjalanan medis Biden terkait kanker prostat, mulai dari diagnosis hingga kondisi terbarunya.

Awal Diagnosis dan Gejala yang Muncul

Masalah kesehatan Biden terdeteksi pada pertengahan Mei 2025, ketika perwakilan resmi mengumumkan bahwa ia didiagnosis dengan kanker prostat setelah mengeluhkan gejala yang berkaitan dengan saluran kemih. Dalam pemeriksaan lebih lanjut, dokter menemukan adanya benjolan pada prostatnya.

Kanker Agresif dengan Skor Gleason Tinggi

Hasil dari pemeriksaan laboratorium menunjukkan bahwa sel kanker yang menyerang Biden tergolong sangat agresif. Menurut standar Mayo Clinic, tingkat keparahan kanker prostat dinilai menggunakan sistem Gleason score dan grade group, yang berkisar antara 2 hingga 10. Biopsi yang dilakukan pada Biden menghasilkan skor Gleason 9 dan masuk dalam Grade Group 5, yang menunjukkan bahwa kankernya berada pada tingkat yang sangat tinggi. Sejak terdeteksi pada Mei 2025, sel kanker ini telah menyebar hingga ke area tulang. Meskipun demikian, tim medis menyatakan bahwa kanker ini bersifat hormone-sensitive, yang berarti masih dapat merespons terapi hormon untuk memperlambat pertumbuhannya.

Proses Terapi dan Pengobatan

Setelah diagnosis, Biden dan keluarganya melakukan diskusi mendalam dengan tim medis untuk menentukan langkah pengobatan yang tepat. Ia menjalani terapi hormon untuk menghentikan produksi testosteron, yang merupakan pemicu utama pertumbuhan sel kanker prostat. Selain terapi hormon, Biden juga menjalani serangkaian terapi radiasi hingga Oktober 2025 dan melakukan prosedur pengangkatan lesi kanker kulit pada September 2025.

Biden juga menyampaikan semangatnya untuk sembuh melalui media sosial setelah pengumuman diagnosisnya. Ia mengungkapkan bahwa kanker dapat menyentuh siapa saja dan menekankan pentingnya dukungan dari orang-orang terdekat.

Kondisi Sehat di Tengah Aktivitas Publik

Selama periode perawatan dari pertengahan 2025 hingga pertengahan 2026, kondisi kesehatan Biden sempat dilaporkan stabil. Saat mengumumkan rencana peluncuran buku memorinya 'Promise Me, America' pada Juli 2026, ia menyatakan bahwa proses pengobatan berjalan dengan baik. Biden juga terlihat menghadiri beberapa acara publik, termasuk kunjungan ke New York dan peresmian Barack Obama Presidential Center di Chicago pada pertengahan Juni 2026.

Kondisi Terkini dan Penyebaran Kanker

Informasi terbaru mengenai kesehatan Biden diungkapkan oleh putranya, Hunter Biden, dalam sebuah wawancara. Ia menyatakan bahwa kanker yang diderita ayahnya telah mengalami penyebaran yang lebih luas ke area tulang, yang menyebabkan rasa sakit yang hebat dan membatasi aktivitas fisik sehari-hari. Hunter menjelaskan bahwa meskipun mengalami rasa sakit akibat kanker stadium lanjut, Biden tetap berusaha aktif dalam menyuarakan isu-isu publik dan menyelesaikan penulisan buku memorinya.

Dengan segala tantangan yang dihadapinya, Joe Biden tetap menunjukkan ketahanan dalam perjuangannya melawan penyakit ini.

Artikel Terkait