Presiden Prabowo Subianto mengumpulkan jajaran menteri Kabinet Merah Putih, kepala lembaga, hingga direktur utama badan usaha milik negara (BUMN) dalam rapat terbatas di Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa. Agenda utama pertemuan tersebut membahas percepatan implementasi program Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih.
Sejumlah menteri yang hadir di antaranya Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan, Menteri Koperasi Budi Arie Setiadi, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Menteri BUMN Erick Thohir, serta sejumlah pimpinan BUMN yang terlibat dalam pelaksanaan program tersebut.
Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya mengatakan rapat tersebut bertujuan memastikan kesiapan seluruh kementerian, lembaga, dan BUMN dalam mendukung operasional Kopdes Merah Putih. "Kita ingin memastikan seluruh pihak yang terlibat memiliki pemahaman dan langkah yang sama sehingga pelaksanaan program dapat berjalan optimal," kata Teddy.
Program Kopdes Merah Putih menjadi salah satu program prioritas pemerintah untuk memperkuat ekonomi desa. Melalui koperasi, pemerintah menargetkan terciptanya ekosistem ekonomi desa yang mampu memotong rantai distribusi, memperluas akses pembiayaan, hingga meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Presiden Prabowo sebelumnya menyebut Kopdes Merah Putih berpotensi menggerakkan perputaran ekonomi desa hingga ratusan triliun rupiah setiap tahun sehingga diperlukan dukungan penuh dari kementerian, lembaga, dan BUMN. Dalam rapat tersebut, pemerintah juga membahas pembagian tugas masing-masing kementerian dan BUMN agar proses pendampingan, pembiayaan, distribusi logistik, digitalisasi layanan, hingga penyediaan kebutuhan usaha koperasi dapat berjalan secara terpadu.