Kesehatan

Prabowo Tekankan Pentingnya Program Makan Bergizi Gratis Tanpa Penyelewengan

Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa program makan bergizi gratis (MBG) harus dilanjutkan dengan pengawasan yang ketat untuk menghindari penyelewengan. Ia percaya program ini dapat meningkatkan...

A
Adhe Dharma
18 May 2026 9 pembaca
Prabowo Tekankan Pentingnya Program Makan Bergizi Gratis Tanpa Penyelewengan
Foto: YouTube Sekretariat Presiden

Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa program makan bergizi gratis (MBG) harus terus dilanjutkan. Dalam pelaksanaannya, ia berharap tidak akan terjadi penyelewengan, seperti yang telah dilaporkan oleh beberapa satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG). "MBG akan kita teruskan, tapi kita harus tertibkan ke dalam. Tidak boleh ada penyelewengan," ujarnya saat menghadiri acara Panen Raya Jagung dan Groundbreaking 10 Gudang Ketahanan Pangan Polri di Jawa Timur pada Sabtu, 16 Mei 2026.

Manfaat MBG untuk Masyarakat

Prabowo mengungkapkan bahwa MBG memiliki banyak manfaat bagi masyarakat. Selain berfungsi untuk pemenuhan gizi, program ini juga diharapkan dapat menggerakkan ekonomi di daerah dan berkontribusi pada program koperasi merah putih. "MBG begitu penting, begitu strategis untuk rakyat. Dengan Koperasi Merah Putih, MBG, desa nelayan, ditopang oleh kemampuan pertanian kita, ditopang oleh perikanan kita," tambahnya.

Kemandirian Pangan dan Hubungan dengan Petani

Prabowo meyakini bahwa kemampuan pertanian Indonesia dapat memastikan ketahanan pangan nasional, terutama untuk memenuhi kebutuhan MBG yang meliputi beras, jagung, dan sumber protein hewani lainnya. "Produksi pangan di Indonesia akan aman karena tersedianya karbohidrat, protein aman, ternak. Jagung strategis untuk pakan ternak. Jadi kedaulatan kita terjaga dan diamankan," jelasnya.

Ia juga menyinggung kedekatannya dengan para petani, yang dipengaruhi oleh latar belakangnya sebagai komandan tempur di TNI. Menurutnya, prajurit tidak dapat melaksanakan operasi tanpa ketersediaan pangan, terutama beras. Sebelum melaksanakan operasi, pasukan tidak hanya memeriksa persediaan amunisi, tetapi juga menghitung stok beras untuk menentukan durasi operasi yang akan dilakukan.

Artikel Terkait