Ekonomi

Purbaya Yudhi Sadewa Dukung Destry Damayanti Sebagai Calon Gubernur Bank Indonesia

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memberikan dukungan terhadap pencalonan Destry Damayanti sebagai Gubernur Bank Indonesia, menilai pengalaman Destry sangat memadai untuk posisi tersebut.

J
Jarot Kusna
11 August 2026 24 pembaca
Ade Rosman
Ade Rosman

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memberikan tanggapan positif mengenai pencalonan Destry Damayanti sebagai Gubernur Bank Indonesia (BI). Ia berpendapat bahwa Destry memiliki pengalaman yang cukup untuk menduduki jabatan tersebut.

Purbaya mengungkapkan bahwa ia memiliki hubungan kerja yang erat dengan Destry, sehingga ia mengetahui rekam jejaknya dalam berkoordinasi. "Ya bagus, dia kan pengalamannya cukup dan sepengalaman saya cukup dekat," ujar Purbaya kepada wartawan di kantor Kemenkeu, Jakarta Pusat, pada Selasa (11/8).

Pengalaman Kerja Destry Damayanti

Purbaya menjelaskan bahwa ia pernah berkolaborasi dan bekerja sama dengan Destry saat menjabat sebagai Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS). "Waktu saya Ketua Dewan Komisioner LPS, dia kan ex officio dari bank sentral. Jadi saya pikir bagus, kami biasa koordinasi dan kerja sama dengan baik, jadi enggak ada masalah," tambahnya.

Menurut Purbaya, pengalaman Destry dalam sektor keuangan menjadi salah satu faktor positif dalam pencalonannya sebagai Gubernur BI. Presiden Prabowo Subianto telah mengajukan nama Destry sebagai calon tunggal Gubernur Bank Indonesia kepada Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) pada Senin (10/8).

Profil Destry Damayanti

Saat ini, Destry menjabat sebagai Pejabat Gubernur Sementara BI dan juga sebagai Deputi Gubernur Senior BI. Ia merupakan lulusan Sarjana Ekonomi dari Universitas Indonesia dan memperoleh gelar Master of Science di bidang Regional Science dari Cornell University, New York, Amerika Serikat. Destry lahir di Jakarta pada tahun 1963 dan memulai karir profesionalnya sebagai Senior Economic Adviser untuk Duta Besar Inggris di Indonesia pada tahun 2000 hingga 2003.

Setelah itu, ia menjadi peneliti dan pengajar di Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia pada tahun 2005 hingga 2006. Dalam dunia keuangan, Destry pernah menjabat sebagai Kepala Ekonom Mandiri Sekuritas dari tahun 2005 hingga 2011 dan Kepala Ekonom Bank Mandiri dari tahun 2011 hingga 2015. Ia juga dipercaya menjadi Ketua Satuan Tugas Ekonomi Kementerian BUMN pada tahun 2014 hingga 2015.

Sebelum bergabung dengan Bank Indonesia, Destry merupakan Anggota Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) untuk periode 2015 hingga 2019. Ia diangkat sebagai Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 74/P Tahun 2019 untuk masa jabatan 2019 hingga 2024 dan dilantik pada 7 Agustus 2019. Pada tahun 2024, Presiden kembali menunjuk Destry untuk periode kedua melalui Keputusan Presiden Nomor 74/P Tahun 2024, dan ia mengucapkan sumpah jabatan pada 7 Agustus 2024 untuk masa jabatan hingga 2029.

Sebagai Deputi Gubernur Senior, Destry bertanggung jawab untuk membantu Gubernur BI dalam merumuskan dan melaksanakan kebijakan bank sentral, termasuk menjaga stabilitas nilai rupiah, sistem pembayaran, serta stabilitas sistem keuangan. Dengan mundurnya Perry Warjiyo, Destry akan menjalankan tugas sebagai Gubernur BI sementara hingga pemerintah menetapkan gubernur definitif sesuai dengan mekanisme yang diatur dalam peraturan perundang-undangan.

Artikel Terkait