Ekonomi

Saham BRPT, CUAN, BMRI, dan BBRI Menjadi Favorit Investor Asing di Tengah Net Sell IHSG

Investor asing memburu saham perbankan dan konglomerat meskipun IHSG mencatatkan net foreign sell yang signifikan.

E
Eira Orelia
27 July 2026 23 pembaca
Nur Hana Putri Nabila
Nur Hana Putri Nabila

Saham perbankan dan konglomerat milik Prajogo Pangestu menjadi incaran investor asing selama sepekan, meskipun Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mencatatkan net foreign sell sebesar Rp 3,38 triliun. Total penjualan asing mencapai Rp 32,53 triliun, lebih tinggi dibandingkan pembelian yang hanya Rp 29,15 triliun. Pada perdagangan Jumat (24/7), investor asing mencatatkan jual bersih sebesar Rp 1,36 triliun. Secara kumulatif, nilai jual bersih asing sejak awal tahun telah mencapai Rp 79,09 triliun.

Saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) menjadi yang paling banyak dibeli investor asing dengan net foreign buy sebesar Rp 263,7 miliar. Diikuti oleh PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) yang mencatatkan net foreign buy Rp 180 miliar, dan PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) sebesar Rp 152,3 miliar. Saham PT Barito Pacific Tbk (BRPT) juga menarik perhatian dengan net foreign buy sebesar Rp 192 miliar, sementara PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) mencapai Rp 110,1 miliar. Investor asing juga membeli saham PT Chandra Daya Investasi Tbk (CDIA) sebesar Rp 7,4 miliar.

Di sisi lain, investor asing menjual saham PT Astra International Tbk (ASII) hingga Rp 664,2 miliar, diikuti PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) Rp 149,6 miliar, PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) Rp 137,4 miliar, dan PT Kalbe Farma Tbk (KLBF) sebesar Rp 93,2 miliar.

Kinerja Pasar Saham di Bursa Efek Indonesia

Perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) dari 20 hingga 24 Juli 2026 menunjukkan kinerja positif. Rata-rata volume transaksi harian meningkat 66,88% menjadi 43,68 miliar saham, dibandingkan 26,17 miliar saham pada pekan sebelumnya. Saham yang paling aktif diperdagangkan adalah PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) dengan nilai transaksi mencapai Rp 8,49 triliun, diikuti oleh PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) sebesar Rp 6,70 triliun, saham BUMI Rp 5,28 triliun, PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp 5 triliun, dan DSSA Rp 4,57 triliun.

Rata-rata nilai transaksi harian BEI tercatat sebesar Rp 19,76 triliun, meningkat 41,21% dari Rp 13,99 triliun pada pekan sebelumnya. Rata-rata frekuensi transaksi harian juga naik 14,4% menjadi 2,67 juta kali transaksi dari 2,33 juta kali transaksi pada pekan sebelumnya. Kapitalisasi pasar BEI tumbuh 1,13% menjadi Rp 10.870 triliun dari Rp 10.749 triliun pada pekan sebelumnya.

“Pergerakan IHSG selama sepekan naik 0,34% dan ditutup pada level 6.196,430 dari 6.175,535 pada pekan lalu,” tulis BEI, dikutip pada Senin (27/7).

Artikel Terkait